SOCIAL MEDIA

Assalamualaikum Awesome!

BEAUTIESQUAD bikin lagi nih inspired makeup challenge. Kalo sebelumnya inspired by season, kali ini inspirasinya dari 5 elemen kehidupan. Ada Fire, Earth, Water, Wood, dan Metal. Selain inspired kita juga ditantang buat lebih festive ala editorial atau runway makeup look. Penasaran what I've come up with?


Jadi kali ini BEAUTIESQUAD naik level buat challenge bulan Maret ini. Kita memutuskan untuk mengangkat tema Element Inspired Make Up Look dengan festive twist. Yap! bukan hanya makeup yang terinspirasi dari warna saja tapi juga lebih kreatif dan festive ala runway atau editorial.  Kenapa sihhhh? Biar pesertanya lebih terasah skillnya dan biar kalian para pembaca juga ngga bosen dong. 


Ah, bukan hanya itu. Kali ini BEAUTIESQUAD juga bekerjasama dengan Inez Cosmetics dalam mewujudkan challenge bulan ini. Thanks to Inez Cosmetics for the product blast for us!

As I said earlier kali ini ada 5 tim dengan elemen berbeda-beda, diantaranya ada Fire, Water, Wood, Earth, dan Metal and believe me they're all were super good and super festive! Masing-masing peserta punya karakter sendiri di refleksi riasan mereka dan juga punya cerita sendiri kenapa sih harus pake riasan seperti itu. 

the squad!

Atas : Uun, Rani \\ Bawah : Cindy, Liana \\ #teamwood!
Elemen yang aku akan create adalah kayu, kayu sendiri merupakan elemen yang melambangkan pohon. Menurut legenda Cina, jika seseorang lahir dan melambangkan elemen Kayu maka dia memiliki tujuan yang jelas, dan tau bagaimana cara mewujudkannya. Selain itu orang tersebut juga ahli dalam membuat perencanaan dan pengambilan keputusan. Namun, legenda juga mengatakan kalau elemen Kayu sendiri mempunya sense yang keras seperti emosi yang cenderung marah

Ketika aku dapetnya elemen kayu, awalnya aku pesimis karena kayu ngga punya banyak warna yang bisa dimainin, selain itu salah main warna jatohnya kaya corat coret muka dan jadi dekil. Tapi, thanks to Pinterest, aku nemuin banyak banget inspirasi entah langsung aku transfer ke muka aku atau harus aku mainin lagi sendiri. 

Inspirasi aku dari hasil karya salah satu Make Up Artist Alex Box, doi punya karya untuk festive makeup yang awesome banget! Go check her page

[baca juga : Valentine Makeup Look]

And as I said earlier too, karena BEAUTIESQUAD bekerjasama dengn Inez Cosmetics maka Element Inspired Make Up Look kali ini semua make up products menggunakan produk dari Inez Cosmetics. Semua produk lengkap, mulai dari complexion sampai ke dekoratifnya tanpa ada tambahan satu apapun. 

Kenapa ngga ada tamabahan? Karena punya Inez Cosmetics udah lengkap, punya warna bervariasi dan super pigmented.


PRODUCT USED :

Base : 
Inez Cosmetics Lustrous Liquid Foundation - Natural
Inez Cosmetics Luxury Pack - Cream Concelaer shades terang
Inez Cosmetics Luxury Pack  - Compact Powder shades paling terang

Eyes : 
Inez Cosmetics Professional Palette 
Inez Cosmetics Liquid Eyeliner - Parsley

Lips :
Inez Cosmetics Luxury Pack - Lip Palette shades ungu plum
Inez Cosmetics Professional Palette

Complexion :
Inez Cosmetics Face Countour Shading Powder 
Inez Cosmetocs Professional Palette

Root Detail :
Inez Cosmetics Professional Palette

Additional :
False Lashes from SilverSwan - review

Kalau kalian perhatikan aku banyak pake produk dari Professional Palettenya, karena range warna elemen kayu ada di Professional Palette. Berikut aku jelasin gimana aku dapet look untuk Element Inspired Make Up Look seperti diatas.
  1. Pertama aku mulai dengan base dulu, Foundation yang aku pake sengaja shadesnya lebih terang dari wajah aku, karena dari referensi look aku pun harusnya basenya terlihat lebih pale, selain itu fungsinya agar detail akarnya nanti lebih terlihat nyata. Setelah itu aku pake cream concealer di bawah mata, tulang hidung dan di bagian jidat, baru aku set dengan compact powder juga dengan bedak yang shadesnya paling terang. 
  2. Setelah basenya siap, aku langsung pindah ke detail hidung sampai mata. Pada bagian hidung aku pake warna Egyptian Sable dan sedikit warna Charcoal Black buat nambah kesan deep di hidungnya. Detail kontur hidung aku sengaja buat ngikuting hidung aku, dan ngga aku buat lurus aja jadi ada kesan dinamis dikit di wajah aku. Kontur aku bawa sampai ke alis, dan aku blend pelan-pelan di bagian dalam alis sampai ke crease
  3. Setelah detail hidung selesai, aku langsung ke mata, di mata aku cuma blend di area crease dan ujung luar aku tambahin warna Charcoal Black. Alasan aku ngga pake banyak detail di mata adalah, aku pengen fokusnya ke detail akar dan hidung. Tapi, untuk nambah sedikit twist, aku pake liquid liner warna hijau ngasih kesan berwarna. Karena kayu berupa pohon, aku pengen ada sedikit warna hijau yang menggambarkan pohon itu sendiri.
  4. Setelah itu aku kontur wajah, pake shading powder dan aku tambahin warna Charcoal Black di ujung dalem tulang pipi terus di blend pelan-pelan sampai bawah jadi ngasih kesan kontur yang deep dan bikin tirus, obviously.
  5. Baru deh aku pake lip color, referensi aku bibirnya warna hitam tapi ngga ada kesan full sama sekali. Jadi kalau pake lipcream yang matte, kesannya merusak tampilan. Makanya aku pake lipstick dari luxury pack yang punya semi glossy finish baru aku timpa pake warna Charcoal Black dari professional palette, dan aku timpa sedikit pake warna Cognac di tengah bibir. 
  6. Baru deh aku gambar detail akarnya, pake eyeshadow warna Charcoal Black dengan tools eyeliner brush. Detail akarnya harus terlihat nyata, jadi pake pensil liner atau eyebrow pencil ngga akan cukup, selain itu detail kecil seperti shadowing juga lebih gampang dibuat dengan brush.
 [baca juga : Holiday Inspired Makeup Look]


Detail lainnya kaya akar diujung bibir, terus warna hijau di belahan dagu dan warna gold di bawah mata jadi additional biar riasannya lebih ada karakter dan ngga keliatan datar aja. Kenapa sih aku milih detail akar sebagai makeup look kali ini? Aku ngga ada ide. Iya. 

Kayu identik dengan pohon, kalau aku mikirnya pohon pasti aku bakalan bikin detail guratan kayu yang biasa kita liat kalau pohon kita belah, yang menggambarkan umur pohon kan? Tapi buat aku guratan kayu aja ngga akan punya karakter buat aku. Selain itu, buat aku akar punya maksud sendiri yaitu betapa sesorang bisa lebih kuat, lebih berkarakter kalau dia punya fondasi dan dasar yang kuat. Seperti akar. 

Element Inspired Make Up Look juga mengasah skill aku menggambar diwajah, detail kaya akar ini aku menghabiskan waktu 45 menit sendiri. Melatih ketaahanan tangan, dan ketepatan tangan juga, kalau tangan goyang maka habislah look ini. 

Intermezzo.

Kalau kalian masih penasaran sama member lain di Element Inspired Make Up Look ini kalian boleh cek Christina Untari Wood Inspired Makeup Look juga loh, doi bikin wood inspired juga yang ngga kalah menantang. 

www.christinauntari.com
Gimana? Cukup terinspirasi buat berani bikin festive makeup look? Upgrade your skill guys, lagian having un with makeup ngga harus yang aman aman aja kaan?

BEAUTIESQUAD akan rutin mengadakan makeup challenge tiap bulan dengan tema menarik dan menantang pastinya. Feel free to join us via our Facebook Group

Ah, I want to say so much thanks to Inez Cosmetics yang sudah membantu kita mewujudkan challenge kali ini. Jangan lupa cek social media Inez Cosmetics yaah!


 ~~

see you in another post
keep in touch w/ me!

[motd] Roots Inspired Makeup Look ft. BEAUTIESQUAD

27/03/2017

Assalamualaikum Awesome!

Rambut adalah mahkota perempuan, right? Sudah sewajarnya memang rambut harus dijaga sama dengan kita menjaga diri kita sendiri. Aku pernah ngomongin 1 produk Haircare khusus Hijabers, kali ini aku mau membahas 1 produk haircare lagi yang bukan hanya cocok untuk Hijabers, tapi juga cocok untuk semua perempuan!

 
Kalian pasti masih ingat bulan lalu aku pernah Unboxing Guardian Beauty Box dan salah satu isinya ada L'oreal Extraordinary Oil. Lagi-lagi aku dapat produk Haircare, kayanya Tuhan memang tau kalo aku lagi butuh produk Haircare. 

Beberapa bulan lalu aku pernah bleaching rambut dan kinda fail. Sejak bleaching itu, rambutku yang dasarnya sudah kering, makin jadi kering. Dan karena aku Hijabers, rasanya haircare buat aku so so aja ya cuma Shampoo sama Conditioner rasanya cukup. Rasanya. 

Ternyata, untuk seorang Hijabers pun, perawatan rambut sama pentingnya dan sama ribetnya sama yang ngga pake Hijab. Kenapa? Rambut pake Hijab bukan berarti terlindungi dari masalah loh, justru kalau salah dirawat bisa jadi timbul masalah.

Selama ini extra haircare aku cuma pake Hair Mist khusus Hijabers, hasilnya memuaskan namun sekali lagi rasanya kurang. Sejak aku dikirimin L'oreal Extraordinary Oil aku jadi rutin pake dan cukup terbantu untuk masalah rambut super kering aku. 


Kalau dilihat dari namanya L'oreal Extraordinary Oil kita mikirnya oh mirip minyak kelapa ya? Emang iya? Tekstur produk ini mirip minyak karena agak greasy. Tapi ini akan dijelaskan nanti.

Minyak sendiri banyak digunakan dalam perawatan rambut, mulai dari Minyak Zaitun, Minyak Kelapa sampai Minyak Kemiri. Kenapa sih minyak baik untuk rambut? Kalian pasti tau kalo setelah pake Minyak Kelapa misalnya di rambut, rambut akan lebih berkilau. Selain itu minyak juga punya esensi lain yaitu sebagai kondisioner alami rambut, apapun jenis minyak yang dipakai. 

Terus L'oreal Extraordinary Oil ini seperti apa ya?

PRODUCT INFO

L'oreal Extraordinary Oil merupakan serum rambut multifungsi yang bukan hanya sekedar vitamin rambut saja. That's what they said. Produknya juga diklaim merupakan serum yang tanpa dibilas lagi.


Ingredients :
Cyclopentasiloxane, Dimethiconol, Chamomilla Recutita Extract/Matricaria Flower Extract, Cocos Nucifera Oil/Coconut Oil, Helianthus Annuus Seed Oil/Sunflower Seed Oil, Nelumbium Speciosum Extract/Nelumbium Speciousum Flower Extract, Benzyl Alcohol, Cinnamal, Linalool, Linum Usitatissimum Flower Extract, Caprylic/Capric Triglyceride, Gardenia Tahitensis Flower Extract, Rosa Caanina Flower Extract, Bisabolol, Glycine Soja Oil/Soybean Oil, Parfum/Fragrance.

Claim :
Perpaduan 6 Ekstrak Bunga yaitu Lotus, Chamomile, Rose, Tiare, Linseed, Soybean menjadikan rambut tampak indah, tidak lengket dan berminyak. Menutrisi secara intensif agar rambut lebih lembut dan berkilau. 

How to Use :
Sebelum Shampoo berguna untuk nutrisi intensif agar tetap sehat, Sebelum Penataan untuk melindungi rambut dan membuat rambut mudah diatur, dan Sebagai sentuhan akhir untuk hasil tampak berkilau, terasa halus dan lembut.

BPOM :
NA18151000289

Size :
100ml

Dari banyaknya penjelasan diatas terutama bagian ingredients, kalian bisa lihat banyak sekali flower extract karena memang claim L'oreal Extraordinary Oil mengandung 6 ekstrak bunga. Pastinya masing-masing bunga punya khas masing-masing. Karena aku penasaran, aku coba research apa sih fungsi masing-masing bunga buat rambut.
  • Lotus : Ekstrak  Lotus yang berupa minyak ternyata mampu menguatkan akar rambut dan kulit kepala. Selain itu Lotus ternyata bisa mencegah rambut yang agak ubanan dengan cara memproduksi Melanin.
  • Chamomile : Ekstrak Chamomile dipercaya mampu menutrisi kulit kepala dan juga mampu menumbuhkan rambut lebih bervolume.
  • Rose : Minyak dari bunga Mawar dipercaya bisa memperkuat akar rambut dan mencegah rambut rontok.
  • Tiare : Tiare bacanya Tay-Ree fungsinya untuk menghidrasi kulit kepala, apalagi untuk kulit kepala kering, Tiare Extract bisa menyembuhkan.
  • Linseed : Biasa dikenal dengan Flexseed punya manfaat untuk menutrisi kulit kepala yang kering.
  • Soybean : Soybean punya banyak manfaat salah satunya mampu menumbuhkan rambut dengan baik dan juga menutrisi kulit kepala selain itu Soybean mampu menyembuhkan rambut yang patah dan bercabang.
See? Kalian bisa lihat kan masing-masing ekstrak punya manfaat sendiri untuk rambut. Jadi bayangkan kalau semua manfaat ada dalam 1 produk! 

PACKAGING

L'oreal Extraordinary Oil punya kemasan dengan dominan warna orange agak gold. Pertama kali dibuka yang dilihat adalah botolnya langsung dari box, karna boxnya transparan di bagian depan dari bahan plastik Mica. Boxnya punya bahan yang kokoh dan ngga gampang penyok, oiya aku cukup kaget waktu tau ternyata dapat Box, karena biasanya produk Haircare jarang pake Box. 


Botolnya punya bahan platsik yang tebal dan transparan, jadi banyaknya produk dapat dilihat dengan jelas. Selain itu, jenis aplikator merupakan Pump yang harus diputar 90 derajat agar dapat dibuka atau dikunci. Jadi ngga asal pencet terus dapat keluar. Namun, aplikatornya agak susah buat dipencet, jadi susah buat mengontrol banyaknya produk yang keluar. 

Other than that, aku cukup puas dengan kemasannya. 

TEXTURE, SCENT & CONSISTENCY

Namanya juga L'oreal Extraordinary Oil pasti kalian udah bisa menggambarkan seperti apa tekstur produk. Iya teksturnya seperti minyak, mirip vitamin rambut yang dikemas seperti minyak ikan itu loh. Iya seperti itu tekstur produknya. Warnanya transparan namun ada bias oranye atau emas, jadi hampir ngga keliatan warnanya. 


Wanginya harum banget! Iya harum banget, ngga menyengat tapi bikin adem dan nyaman banget. Wanginya ada hint bunga-bunga yang soft, ya wajar karena ingredientsnya aja mengandung ekstrak bunga-bunga.

Konsistensinya sendiri cukup cair, ngga thick kaya yang aku kira. Cukup runny, mungkin ini yang bikin si produknya ngga lengket waktu di tangan. Aku cukup impress sih, karena di perkiraan aku L'oreal Extraordinary Oil ini bakalan bikin lengket banget dan wanginya minyak banget. Ternyata, not at all.

PERFORMANCE

Aku mau minta maaf sebelumnya, ngga ada foto aku pake produknya atau sesudah pak produknya. Ya kalian tau kan ya, karena aku Hijaban dan ngga boleh nunjukin rambut jadilah aku jabarin aja seperti apa rasanya.


Gimana cara aku pakenya?

Aku selalu pake pas lagi moodnya aku aja. Biasanya pas aku ngerasa rambut lagi kering-keringnya aku langsung pake. Biasanya juga pas aku selesai keramas, tergantung apakah aku butuh atau engga. Tapi aku selalu rutin pakenya, hanya saja waktunya berbeda.

 Apa rasanya waktu dipake?

Kaya pake vitamin rambut biasanya. L'oreal Extraordinary Oil di rambut aku menyerap cukup cepat jadi ngga ada rasa lengket atau berminyak berlebihan di rambut. Aku juga selalu ngerasa rambutnya jadi lebih ringan dan lebih siap buat di style.

 Efeknya apa sih setelah dipake?

Efek jangka panjang memang ngga selalu terlihat secara langsung, tapi untuk efek sesaat kerasa banget. Pas dipake, rambut berasa lebih lembut, gampang diatur dan no frizz, nah pas besok paginya rambut lebih gampang diatur lagi dan makin lembut rasanya. Kalo menurut aku formula produknya stay cukup lama dan meresap di kulit kepala. Tapi eh tapi, rambut lebih cepat berminyak dari biasanya dan gampang lepek jadinya. Yang paling aku sadari adalah L'oreal Extraordinary Oil lebih enhance wangi shampoo yang aku pake, jadi pas setelah dipake rambutnya lebih wangi dari biasanya.

 Apakah ekstrak bunganya punya efek sendiri?

Rambut aku sih masih rontok-rontok aja kaya biasanya, jadi ngga terlihat efek ekstrak bunga seperti Lotus dan Rose. Kulit kepala aku cenderung berminyak walaupun rambutnya kering, jadi efek ekstrak seperti Tiare dan Linseed sangat bekerja buktinya rambut aku cepat berminyak dari biasanya. As for rambut bercabang, aku memang sadar rambut yang bercabang pelan-pelan mulai berkurang jadi ekstrak Soybean definitely works. Rambut aku dasarnya udah tebel banget, tapi karena sering rontok juga jadinya rambut tumbuh eh rontok lagi, tapi sekarang rambutnya udah mulai tipis dari biasanya walaupun masih dalam kategori "tebal" jadi buat aku efek ekstrak Chamomile ngga begitu bekerja buat aku.

CONCLUSSION

Overall, aku cukup impress sama L'oreal Extraordinary Oil karena selain kinerja nya yang buat aku bekerja banget dia juga punya claim yang cukup menjanjikan karena mengandung ekstrak bunga yang punya banyak manfaat. Selain itu, tekstur yang ngga bikin lengket juga jadi poin tambahan banget sayangnya produknya bikin rambut aku lebih cepat berminyak dan cenderung lepek dari biasanya. Tapi, buat aku harganya cukup pricey untuk produk haircare.

Ups :
+ Aromanya wangi
+ Ngga lengket
+ Mampu mengobati rambut bercabang
+ Cepat menyerap di kulit kepala dan rambut

Downs :
- Kemahalan
- Bikin rambut cepat berminyak
- Pumpnya susah dikontrol

Price :
IDR 80K-105K (bisa dibeli di Guardian Indonesia)

Repurchase :
Nope.

Rate :
3.9/5

Kalau kalian butuh produk haircare yang beda dari yang lain, kalian boleh coba L'oreal Extraordinary Oil belinya di Guardian Indonesia ajaa, siapa tau ada diskon dan promo menarik kaaan!

Jadi yang udah pake L'oreal Extraordinary Oil sebelumnya siapaaa?

~~

see you in another post.

keep in touch w/ me!


[spr. review] L'oreal Extraordinary Oil

24/03/2017

Assalamualaikum Awesome!

Jaman sekarang as beauty blogger, salah satu aset berharga adalah kualitas foto yang baik. Biarpun foto pake kamera handphone, tapi tetap harus menghasilkan kualitas foto yang ngga murahan. Banyak jalan menuju Roma, begitu juga mendapatkan foto produk untuk blog pun banyak caranya.


Kenapa sih foto jadi aset penting Beauty Blogger? 

Ya, kalian ngga mau dibilang asal ngeblog. Elemen penting yang ngga kita pikirin baik-baik. Elemen visual, karena lebih banyak orang yang nyaman liat gambar dibanding baca aja. As a beauty blogger we do have to consider our photo quality.

Aku pun masih jauh dari "punya kualitas foto yang baik" tapi Alhamdulillah banyak yang suka sama hasil foto aku, dan banyak juga yang nanya gimana buat foto kaya aku. Walaupun aku bukan expert setidaknya aku mau berbagi tips dan cara gimana dapet hasil foto yang baik untuk foto produk di blog nanti.

Ini cuma personal preference aku, tapi aku ngerasa foto yang bagus itu mengundang banyak peminat loh di blog kita even in our social media. Liat aja banyak influencer yang lebih stress mikirin hasil foto untuk di post di Instagram mereka, capek-capek ngedit untuk hasil kohesif di feed Instagram mereka. Karena buat mereka, foto adalah daya jual mereka, mereka dapet job dan fans karena foto mereka. 

source : Giphy
Untuk Beauty Blogger, selain tulisan pun foto juga jadi elemen penting dalam suksesnya blog kita. Karena beberapa orang akan tertarik baca kalau liat fotonya menarik. Sejak aku menyadari hal ini, aku pun mulai research gimana sih dapet hasil foto yang baik walaupun alat fotonya minim. Tanpa kamera DSLR, tanpa lighting yang mumpuni dan tanpa studio sendiri. 

Semoga tips dan cara aku ini bisa membantu kalian-kalian yang ingin mendapat hasil foto produk yang bagusnya puol tapi dengan problem yang sama kaya aku, minim alat foto. 

1. Inspirations

Krusial walaupun rasanya penting penting ngga penting. Supaya kalian ngga salah arah kedepannya, kalian boleh kok nyomot satu blogger, influencers, atau selebgram sebagai sumber inspirasi kalian. Untuk blog, coba pilih inspirasi yang kalian inginkan, aku pribadi seneng liat foto dari blog www.sistersdyne.com, www.vanisagita.com dan www.theraeviewer.com mereka punya konsep foto yang clean dan fokus ke produk yang di foto tanpa props yang banyak. Selebihnya aku selalu cari inspirasi dari Pinterest

Karena yang paling penting adalah menentukan kiblat konsep foto kalian seperti apa. Apakah colorful, lebih banyak props, natural, atau yang clean minimalist. Karena gunanya inspirasi dan konsep foto supaya blog kalian punya satu ciri khas yang gampang di recognize sama orang-orang

Kalau untuk instagram aku suka banget sama hasil foto dari @riveracosmetics, @fanbocosmetics, @eminacosmetics karena sesuai sama preference aku, clean dan fokus ke produk tanpa banyak props. Walaupun sebenarnya @eminacosmetics sendiri punya konsep yang colorful tapi tetap sedap dipandang mata. 

2. Editing Photo Software

Yang ini bisa sesuai minat atau hasil foto yang kalian inginkan. Banyak aplikasi edit foto yang free dan accessible. Aku pribadi untuk blog aku selalu edit dari laptop pake aplikasi Photoshop, dan Picmonkey. Untuk edit foto Instagram aku lebih suka Snapseed dan VSCO

Photoshop selalu aku pake untuk cropping dan enhance foto aku bair lebih clean. Hasil foto dari iPad (device yang aku pake buat foto) ngga menghasilkan foto yang terang dan bersih, jadi tetap ada finishing touch di Photoshop. Sedangkan Picmonkey selalu aku pake untuk collage foto karena lebih gampang diakses di laptop dan aku sendiri udah terbiasa pake Picmonkey.

Nah untuk Instagram aku selalu edit foto pake Snapseed dan VSCO. Snapseed untuk enhance foto dari segi brightness, saturation dan warmth. Kadang Snapseed aku pake untuk ngebersihin background foto yang kotor pake tool healing. VSCO sendiri aku pake untuk menambah warna dan tema di foto aku. 

3. How To

Oke, sekarang aku akan kasih bagaimana caranya aku edit foto yang super gampang dan cepat! Aku mulai dengan foto original yang aku foto pake iPad, kadang aku foto pake kamera pinjeman adek sepupu kadang pake iPad. Enaknya pake iPad adalah lebih cepet dan ngga ribet ngatur ini itunya. At least that's what I felt. Foto yang aku ambil ini 100% cahaya alami dari sisi sebelah kiri foto.

foto original
a.Crop

Kenapa aku crop? Karena komposisi kanan kirinya ngga sama rata, jadi aku crop. Buat aku semuanya lebih kepada perfections, jadi orang akan liat bahwa originally seperti ini ternyata sudah melewati banyak proses. 

Ukuran yang aku crop 2000x1200, selalu seperti itu. Hasil foto yang di crop bikin foto terlihat lebih profesional. Namun, proses ini ngga selalu aku lakukan. Tergantung hasil foto pertama kali seperti apa. Jika komposisi foto kurang sama rata maka akan di crop.

b. Brightness & Contrast

Hal yang paling penting buat aku adalah level brightness dan kontras harus pas. Liat deh foto awal agak dekil dan ngga begitu fokus. Padahal fotonya udah pake cahaya matahari langsung tapi tetep aja selalu ada yang kurang.


Settingan brigthness dan contrast pun berbeda tergantu seberapa suka aku sama hasil akhirnya. Kadang hanya brigthness yang aku rubah, kadang keduanya. Kontras aku rubah supaya lebih mempertajam gambar, dan kadang ketika kontras dinaikin spot yang sebelumnya tidak tersentuh cahaya matahari akan terlihat lebih cerah.

c. Enhance

Pada tahap ini tergantung seberapa suka aku akan hasil akhir foto. Enhance yang aku maksud adalah seperti highlight, saturation, shadows dan teman-temannya. Kadang juga mood-mood aku mau pake tools ini atau engga. 


Ini settingan dasar yang udah aku set default. Tapi settingan ini ngga paten sebenarnya. Karna hasilnya akan berbeda tiap foto. Ada foto yang jadi makin dekil atau over-saturated, jadi kadang aku atur levelnya biar pas sama fotonya. Kalau kalian liat ada Shadows, Highlights dan Adjustments yang sering aku otak-atik di bagian shadows, supaya hasilnya lebih clear, tapi ngga menghilangkan esensi keaslian foto. Karena kadang kalau shadows lebih diutak atik menurut aku fotonya terlihat ngga asli. 



Lihat kan bedanya seperti apa? Iya, signifikan. Dan selalu seperti ini aku kalau edit foto untuk blog. Mungkin ada beberapa diantara kalian yang bakalan bilang "ribet amat sik foto doang", tapi ketahuilah ini level kesungguhan aku dalam ngeblog. Asik.

Ibaratnya aku pengen bikin orang betah di rumah aku, ya setidaknya rumah harus rapih bersih lah. Selain itu, aku pengen buat first impression ke orang-orang. Ketika kalian tanya tentang ranilukman.com, aku berharap ada segelintir aspek yang orang inget tentang blog ini.

Aku berharap kalian terinspirasi dan semoga bisa membantu. Iya memang benar masing-masing orang punya ciri khas mereka masing-masing, keep it. Tapi kalau diluar sana ada yang punya ketertarikan seperti aku, ya semoga ini membantu.

Ada ngga diantara kalian punya signature style sendiri di blog? Cerita yuk!

~~

see you in another post

keep in touch w/ me!



How To : Foto Produk Layaknya Pro Beauty Blogger

21/03/2017

Assalamualaikum Awesome!

Rasa-rasanya ngga akan bosen ngomongin betapa pentingnya tahapan Cleansing bagi perawatan kulit perempuan. Kali ini Sensatia Botanicals punya super racun buat kalian yang punya kulit berminyak dan cenderung acne-prone yaitu Green Tea & Tamarind Facial Cleanser. Cleanser yang aku super suka karena akhirnya bikin kulit aku bersih, ngga kering ngga berminyak dan tetap cerah segar terus!


postingan ini merupakan sponsor, namun hasil review SANGAT JUJUR dan tidak dipengaruhi oleh fee dari client

Lagi-lagi aku ngomongin tahap cleansing, baru aja kemarin aku breakdown cara membersihkan wajah yang baik sekarang aku ngebahas produk yang bisa mendukung bersihnya wajah. Kita pasti setuju semua kan kalau proses membersihkan wajah itu penting banget, sebagai perempuan rempong seperti aku kadang masih males cuci muka, kenapa? aku males bolak-balik kamar mandi. Iya, sesederhana itu. 

 
Buat aku cuci muka krusialnya adalah pas muka aku berdebu, setelah full makeup, bangun tidur pagi, sebelum tidur malam hari. Karena sering cuci muka juga ngga baik untuk kondisi kulit wajah, jadi ada waktu ideal dan jumlah ideal untuk cuci muka. Jumlah? Yeah, you know what I mean. Keseringan bisa bikin kulit kering, jarang cuci muka bisa jadi sarang kotor di wajah terutama jerawat. 

Tapi sebenarnya bukan hanya dari intensitas waktu kita cuci muka, melainkan produk yang kita gunakan. Walaupun waktu cuci muka udah baik, tapi salah pilih produk pun bisa jadi fail. Aku udah sering nyobain produk cuci muka, facial foam, facial scrub sampai facial bar pun sudah aku templokin ke muka aku. Tapi rasanya selalu ada yang kurang. Mungkin produknya belum pas. 

Ternyata memang formula produk belum pas untuk kondisi kulit wajah aku. Karena kulit aku cenderung berminyak, banyak yang nyaranin untuk pakai produk yang tidak berbusa dan tidak mengandung scrub. How?

Bersyukurlah bulan Januari lalu, Sensatia Botanicals ngirimin salah satu produk terbaik mereka yaitu Green Tea & Tamarind Facial Cleanser. Cleanser yang tidak berbusa dan tidak mengandung scrub yang dikhususkan untuk kulit berminyak cenderung acne prone. Ingin tahu kinerja produk seperti apa?

Mari kita mulai reviewnya!

PRODUCT INFO
Masih ingat dengan claim Sensatia Botanicals yang bilang kalau produk mereka 100% pure ingredients? Yup! di produk yang pernah aku review sebelumnya. Sama halnya dengan Green Tea & Tamarind Facial Cleanser pun claim yang diberikan masih sama, yaitu 100% menggunakan bahan natural dari alam.


Ingredients :
Water (Aqua), Decyl Glucoside, Aloe Barbadensis (Aloe) Leaf Juice, Vegetable Glycerin, Sodium Citrate, Xanthomonas Campestris (Xanthan) Gum, Citric Acid, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Illite (Green Clay), Tocopherol (Vitamin E), Benzyl Alcohol & Benzoic Acid & Dehydroacetic Acid, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Citrus Aurantifolia (Lime) Oil, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Tamarindus Indica (Tamarind) Extract, Averrhoa Carambola (Star Fruit) Extract, Zingiber Officinale (Ginger) Oil.

Claim :
A decadent treat for anyone who simply expect the best. Green Tea and Tamarind are rich in organic acids and said to have excellent purifying, smoothing and antioxidant properties. Pure & refreshing soapless cleanser designed to help a disturbed epidermis.
  
source : www.sensatia.com
Size :
220 ml

BPOM :
NA18151204557

PACKAGING

Seperti kemasan Sensatia Botanicals kebanyakan, Green Tea & Tamarind Facial Cleanser punya khas berwarna hijau dan putih. Box berjenis doff dengan dominasi warna hijau dan putih, juga dengan claim Pure dan Natural, just like other Sensatia Botanicals's product.


Ukuran produk cukup bulky karena big size yaitu 220ml, so does the box. Cukup memakan tempat sebenarnya, tapi memang seperti itu adanya. Botol produk berwarna coklat dengan material plastik yang cukup mudah di bend. Produk memiliki lid berwarna putih dan berjenis flip top. Selain itu mulut tutupannya cukup slim, jadi bisa mengontrol banyaknya produk yang keluar.

[baca juga : Sensatia Botanicals Lemonhead Lip Smack]
 
TEXTURE & SCENT

Green Tea & Tamarind Facial Cleanser punya tekstur yang cair, dan mirip gel. Namun konsistensinya cairnya pas, ngga runny maupun thick. Selain itu punya tekstur yang licin juga. Green Tea & Tamarind Facial Cleanser juga punya bau khas jejamuan, ya karna bahannya alami semua. Tapi bau yang paling menonjol adalah tamarind atau asem jawa. Punya wangi yang harum dan menyegarkan


Warna Green Tea & Tamarind Facial Cleanser ini juga mirip jejamuan, agak kecoklatan dan rada keruh warnanya. Beda sama cleanser kebanyakan yang identik sama warna putih bersih gitu. Tanpa scrub dan kalau digosok ngga akan menghasilkan busa sama sekali

PERFORMANCE

Ah, udah lebih 2 bulan aku pake Green Tea & Tamarind Facial Cleanser dan rasanya surga banget. Kenapa? karena tiap pake rasanya ingin dipake terus. Agak takut nih kalau habis, soalnya di daerahku ngga ada yang jual Sensatia Botanicals, inginnya online shopping tapi berat di ongkir. Apa daya.
Curhat.



Gimana sih rasanya pas dipake?

Rasanya menyegarkan, kandungan tamarind nya ngasih efek seger di wajah. Selain itu bau-baunya tambah bikin relax. Waktu pake agak licin sebenarnya, aku pribadi ragu apakah bener dia bisa bener-bener bersih? Soalnya hasilnya licin, beda sama facial foam atau facial cleanser yang agak keset waktu dipake di wajah. Mungkin karena tekstur yang mirip gel, jadinya licin pas dipake. 
Apa rasanya pas dibilas?

Memuaskan. Walaupun dia licin waktu dipakai, ternyata setelah dibilas rasanya bersih. Ngga bikin kulit kering ketarik, tapi ngga licin sama sekali. Baru ini cleanser yang aku pake rasanya balance di wajah. 
Ampuh ngga sih buat ngebersihin makeup juga?

Ampuh banget sih engga. Ngehapus iya bisa, walaupun ngga semua komponen makeup terangkat tapi setidaknya bisa membantu membersihkan wajah. Tapi, tetap direkomendasikan pakai makeup remover dulu sebelum pakai facial cleanser. 
Gimana sama kemampuan oil controlnya?

Secara langsung ngga dijelasin apakah Green Tea & Tamarind Facial Cleanser ini bersifat oil control, tapi sejak produk ini direkomendasikan untuk kulit berminyak cenderung acne prone ngga ada salahnya kan melihat seberapa baik oil controlnya. Aku bisa bilang hasilnya baik-baik aja. Mengurangi produksi minyak iya, tapi ngga bikin kering juga. Sejak aku nyobain, kulit aku mulai less oily di minggu kedua penggunaan. Namun pada dasarnya oil control tidak begitu akurat dilihat hanya dengan satu produk, cmiiw. 

Ada ngga efek lain selain membersihkan?

Menurut aku, dia bagus untuk acne control. Salah satu produk yang aku pake kalo aku mau nurunin jerawat. Selain itu, bikin wajah lebih cerah dan tight dari sebelumnya. Walaupun ngga bikin efek tightening yang signifikan, tapi at least aku ngerasain apa rasanya wajah lebih kencang.  

CONCLUSSION

Overall, aku super suka sama Green tea & Tamarind Facial Cleanser. Pertama dari baunya yang relaxing dan bau jamu-jamuan yang aku suka, selain itu formula soap-free yang memang dikhususkan untuk kulit berminyak cenderung acne prone, ditambah lagi produk menagndung 100% bahan alami. Sayangnya ukuran produk terlalu bulky untuk dibawa kemana-mana, untuk travelling agaknya ngga friendly. Tapi, ngga usah diragukan lagi kinerja produk, mampu mengurangi minyak di wajah aku dalam selang waktu 2 minggu dan membantu menurunkan jerawat di wajah aku. 

Ups :
+ Wanginya menyegarkan
+ Tanpa scrub
+ Soap-free
+ Mampu mengontrol minyak
+ Membantu mengempeskan jerawat
+ Ngga bikin kulit kering ketarik
+ Membersihkan wajah dengan baik

Downs :
- Ngga travel friendly

Price :
IDR 130K

Repurchase :
I think yes!

Rate :
4,8/5 

Kalian udah pernah nyobain Green Tea & Tamarind Facial Cleanser dari Sensatia Botanicals? What do you think?

Jika teman-teman berniat mencoba (karena worth to buy) bisa loh dibeli di website Sensatia Botanicals langsung atau ke offline storenya di bawah ini yah!

Bali Production Facility & Shop - https://goo.gl/wkAyUq
Monkey Forest Ubud - https://goo.gl/kQfmbl
Seminyak Village - https://goo.gl/XKPiLd
Bali Collection Nusa Dua - https://goo.gl/awzPi4
Lippo Mall Kuta - https://goo.gl/1a5CNc
Popular Deli Canggu - https://goo.gl/asjKsi
Legian Kuta - https://goo.gl/t1sXGh
Supermal Karawaci - https://goo.gl/GL4ouU
Papaya Fresh Gallery Bali - https://goo.gl/kCqnme

~~

see you in another post
 
keep in touch w/ me!
Assalamualaikum Awesome!

Buat aku sunscreen adalah item paling penting dalam makeup pouch. Why? Biar wajah ngga dekil. Yup, simple. Tapi ternyata manfaatnya cukup banyak loh. Bisa terhindar dari keriput di masa depan, awet muda lah. Iya, karena sunscreen melindungi kulit kita dari paparan sinar matahri yang jahat. Kali ini, teman sunscreen aku dari La Tulipe yaitu Sunscreen Gel SPF 17.


Jadi, sunscreen aku yang aku pake udah kurang lebih 8 bulan sudah habis. Emina SPF 30nya ukuran mini buat aku cukup lama habisnya. Soalnya aku sendiri jarang touch up sunscreen, dulu. Sebenarnya Emina sih udah loveable banget, tapi karena aku butuh cepat alias bukan online shopping, jadilah aku beli La Tulipe Sunscreen Gel

[baca juga : Emina Sun Protection]

Pilihan aku pas di Matahari Department Store antara Wardah dan La Tulipe. Tapi aku pernah baca yang Wardah kurang cocok untuk kulit berminyak. Dan kulit aku super berminyak udah kaya tahu goreng, jadi aku skip Wardah. Selain itu, aku pengen coba produk La Tulipe juga, kata orang-orang sih bagus.

Varian La Tulipe Sunscreen itu ada 2, Sunscreen Gel dan Sunscreen Cream. Selama ini aku selalu pake jenis Gel, pas aku liat cream aku langsung NO. Bakalan ngga cocok di kulit berminyak, dan aku ngga suka cream as an SPF -padahal kan gue ngga pernah nyoba ya- karena di bayangan aku akan berat dan lengket banget. 

Jadilah, La Tulipe Sunscreen Gel it is!

Sedikit info tentang La Tulipe nih, selain yang aku tau dia produk lokal ternyata dia sudah berdiri sejak tahun 1980 dengan nama La Tulipe Cosmetiques, namanya sounds european padahal produk lokal. Sengaja di desain untuk iklim tropis, pas untuk Indonesia. Tau ngga kenapa namanya La Tulipe? Terinspirasi dari bunga tulip yang berdiri tegak dan tidak mudah layu, arti ini di ibaratkan sebagai kulit yang kencang dan tidak mudah keriput, begitulah harapan founder La Tulipe Cosmetiques buat penggunanya. 

Mari kita mulai saja reviewnya!

PRODUCT INFO

La Tulipe Sunscreen Gel memberikan info produk yang cukup lengkap di produk mereka, cukup membantu untuk newbie apalagi.

Ada disini yang newbie untuk penggunaan Sunscreen?
Sayang sekali.


Ingredients :
Purified Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Benzophenone-3, Ethanol, Isopropyl Myristate, Carbomer, Triethanolamine, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Propylene Glycol, Diazolidinyl Urea, Methylparaben, Propylparaben, CI 44090 (Acid Green 50) 

Claim :
Dapat digunakan untuk semua jenis kulit, khususnya kulit berminyak. Mengandung bahan tabir surya yang dapat membantu melindungi kulit terhadap pengaruh buruk dari sinar matahari.

Warning :
- Mengandung Benzophenone-3
- Jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari
- Gunakan produk sebelum terpapar sinar matahari dan ulangi pemakan terutama setelah berkeringan dan mengeringkan badan. 

Size :
25g / 0,88 oz.

BPOM :
NA18141700142


Oke, jadi dari deskripsi di atas aku sendiri punya beberapa pertanyaan. 

Ada ada dengan Benzophenone-3 ?

Aku pun research.

Menurut cosmeticsinfo.org : Benzophenone-1, Benzophenone-3, Benzophenone-4, Benzophenone-5, Benzophenone-9 and Benzophenone-11 protect cosmetics and personal care products from deterioration by absorbing, reflecting, or scattering UV rays. When used as sunscreen ingredients, Benzophenone-3 and Benzophenone-4 protect the skin from UV rays. 

Jadi, memang Benzophenone-3 adalah salah satu bahan khusus kosmetik yang memang berfungsi sebagai penangkal sinar UV. Cara kerjanya adalah dengan menyerap, dan memantulkan sinar UV kembali keluar.  

Lalu kenapa di "warning" sama La Tulipe?

Beberapa sumber menyebutkan bahwa konsumsi Benzophenone-3 dapat menyebabkan photo-sensitivity. Photo-sensitivity itu istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang kesensitifitasan akan sinar UV, yang dapat menyebabkan demam, lupus, dan lainnya. 

Lah berarti bahaya dong?

Engga juga. Lembaga seperti BPOM atau FDA (kalau di luar negri) sudah menetapkan kalau Beznophenone-3 aman selama dalam range max 6%. Dan, sejak La Tulipe sudah memiliki izin BPOM, sudah dipastikan kadar Benzophenone-3 aman untuk dikonsumsi. 

Itu sebabnya, La Tulipe merasa harus ada warning tentang Benzophenone-3 siapa tau ada yang keberatan atau malah ngga suka sama sekali. 

PACKAGING

Kemasannya terlihat elegan dengan warna putih dan kesan biru dongker. Agak jauh yah dari branding La Tulipe dengan warna dominan Ungu. Berbentuk tube yang lazim buat sunscreen, dan bahan tubenya sejenis plastik yang gampang dibentuk, mirip packaging Monistat. 


Pas beli juga dapet dus yang punya bis silver dan logo La Tulipe beserta info produk lengkap. Dusnya kuat ternyata kuat dan ngga recehan, walaupun standar tapi buat aku ini cukup berharga, kan bisa buat bungkus kado nanti.

La Tulipe Sunscreen Gel punya tutup jenis ulir alias harus diputer dulu, lidnya berwarna biru dongker dan punya bis silver. Kalo sekilas dilihat kemasannya biasa aja, tapi cukup elegan sebenarnya dan simple. 

TEXTURE, SCENT & CONSISTENCY

La Tulipe Sunscreen Gel punya tekstur yaaaaaa GEL. Tapi ringan dan lembut. Ngga lengket loh, bedanya sama Emina Sun Protection ya, Emina tuh masih agak lengket. Wanginya kaya obat tapi ngga strong banget, ada hint wangi bunganya tapi aku ngga tau apaan. Pokoknya wanginya masih tolerable dan nyaman kalo dicium. 


Konsistensi La Tulipe Sunscreen Gel ngga begitu thick dan ngga begitu watery, tekstur yang pas buat aku karena ngga runny dan ngga berat juga. Ini juga faktor pembeda antara La Tulipe Sunscreen Gel dan Emina Sun Protection.

PERFORMANCE

Yang pertama mau aku bahas, apakah dia bagus untuk kulit berminyak?

Iya, Kenapa? karena setelah dipakai pun, kulit wajah berasa biasa saja. Ngga nambah oily ataupun less oily. Karena kerja La Tulipe Sunscree Gel yang cepat menyerap di kulit. Ini kenapa aku memilih varian Gel dibanding Cream.
Lalu setelah beberapa jam, apakah nambah oily?

Nope. Oilynya wajah aku pure karena wajah aku emang gampang berminyak, gampang banget. Apalagi daily dan aktivitas luar ruangan, sama sekali ngga ada pengaruh apakah La Tulipe Sunscreen Gel ini oily di aku 

Left : before blend | Right : after blend
Apakah ada white cast dari produk ini?

CMIIW, tapi ngga selamanya sunscreen itu menghasilkan white cast. Tapi karena aku ngga pernah pake sunscreen aja terus kufoto pake flash misal, jadi aku ngga bisa memastikan apakah La Tulipe Sunscreen Gel bakalan reflect cahaya balik ke kamera

Tahannya berapa lama?

Idealnya sunscreen sih harus touch up setiap beberapa jam sekali, apalagi aktifitas diluar ruangannya cukup lama. Tapi kalo aku pribadi, setelah aku merasa wajah sudah agak oily dan berdebu, aku touch up lagi. Tapi sebelumnya aku pake blotting paper dulu baru aku touch up. 

Ada yang sempet nanya ke aku, apa gak ribet touch up sunscreen?

Engga, karena aku daily ngga pernah makeup. Cuma sunscreen, loose powder, ngalis, maskara, lippen. Jadi gampang buat aku touch up. Kalau kalian sering pake makeup dan males touch up, saran aku sih pilih sunscreen dengan SPF tinggi karena beberapa sumber bilang semakin tinggi SPF, semakin lama ketahanannya

CONCLUSSION

Overall aku super suka sama La Tulipe Sunscreen Gel, selain harganya murah dan kemasan produk elegan, aku juga gampang nemu produk ini di tempat tinggal aku. Selain itu, jenis Gel yang cepat menyerap di kulit pun jadi alasan kenapa aku suka banget sama produk ini. Apalagi dia ngga bikin lengket. Sayangnya, La Tulipe Sunscreen Gel hanya tersedia ukuran 25gram saja, ngga ada ukuran lebih besarnya. 

Ups : 
+ Harganya murah
+ Tekstur Gel mudah menyerap
+ Ngga lengket
+ Wanginya tolerable
+ Kemasan elegan

Downs :
- Ukuran produk tidak bervariasi

Price :
IDR 24K

Repurchase :
Yes!

Rate :
4.5/5

Diantara kalian udah ada yang nyobain La Tulipe Sunscreen Gel? What do you think?

~~

see you in another post 




[review] La Tulipe Sunscreen Gel SPF 17

14/03/2017

Hi, Awesome!

Buat aku yang punya masalah sama pori-pori yang besar, aku suka merhatiin cara aku ngerawat wajah. Walaupun ngga serjain dan ngga sekomplit yang seharusnya, aku tetep ngga pernah nge-skip proses Cleansing. Karena salah membersihkan wajah bisa fatal buat kulit wajah aku.


Akhirnya aku nulis di rubrik Tips lagi, setelah aku sempet kosong dan keseringan review. Kali ini tips cara aku membersihkan wajah plus masukan dari beberapa temen-temen gimana mereka membersihkan wajah menurut mereka.

Dulu jaman aku masih SMA, jaman dekil-dekilnya. Aku males banget cuci muka, I know it's gross. Tapi aku lebih suka mandi dan cuci muka biasa pake sabun, iya sabun buat badan. Tapi ketika aku mulai ngerasa insecure karena kulit aku kusam banget, aku jadinya cuci muka beneran pake facial foam. Dulu aku pake Pond's. 

Buat aku cuci muka pas mandi itu udah cukup banget. Which is pas mau ke sekolah dan pas pulang sekolah. Ternyata masih belum cukup buat ngatasin kulit kusam aku. Dan aku cukup termakan iklan kalau kulit secerah mutiara bisa dengan Facial Foam saja. 

source : Giphy
Aku juga ngerasain jahatnya malas cuci muka, kusam lah, berminyak, sarang komedo dan yang buruk-buruk deh. Aku mulai liat wajah aku sebagai yang paling naas. Insecure, karena temen-temen cewe aku pada mulus-mulus, dan putih.

Masuk ke jaman aku kuliah, semester dua. Aku mulai aware sama kotornya kulit wajah aku. Lingkungan kuliah aku, kosan ke kampus itu cukup berdebu jadi Facial Foam pas mandi aja ngga akan cukup. Mulailah aku pake Makeup Remover buat ekstra ngebersihin. Lagi-lagi yang aku pake adalah Pond's.

Ini bukan disponsori Pond's loh. 

Sekarang,

Aku rajin banget cuci muka. Bahkan mau ke kios beli garam aja harus cuci muka dulu.
Becanda.

Kebutuhan kulit aku ternyata cukup serius dan banyak. Keseringan makeupan, kena debu yang makin jahat dan faktor lainnya yang bisa jadi makin banyak masalah kulit yang muncul. Akhirnya aku jadi ketagihan buat ngebersihin wajah. Apalagi makeup yang waterproof, silicon based bikin wajah lumayan susah buat dibersihkan. Makanya, 1 kali cleansing process aja ngga akan cukup. harus ada produk pendukung lain yang fungsinya memang membersihkan makeup tertentu. 

Jadi, seperti apa sih cara aku membersihkan wajah setiap harinya?

MAKEUP REMOVER

Aku setiap pake makeup maupun ngga pake makeup akan selalu pake makeup remover terlebih dahulu. Sekarang trend bergeser pada Micellar Water, membersihkan wajah dengan water based remover. Hype banget tapi memang terbukti kualitas dan kinerjanya. 

Baby Oil for Eye Remover

Buat makeup waterproof aku selalu pake baby oil buat dibersihkan. Waterproof disini lebih kepada mascara dan riasan mata ya, Baby Oil bikin makeup lebih cepat lumer dan lebih gampang dibersihkan, selain itu lebih gentle di kulit. Aku selalu tuang di kapas, aku diemin di area mata sambil aku pijet matanya supaya makeup meleleh dulu perlahan, baru aku usap sekaligus. Hasilnya memuaskan sekali, karena 98% makeup waterproof luntur dan tanpa sisa di wajah. 2% tinggal dibersihkan lagi dengan sisa di Baby Oil di kapas.

source : Beautyheaven
Namun, akhir-akhir ini aku liat banyak yang mempermasalahkan Cleansing Oil, alias pembersih yang berjenis minyak salah satunya Baby Oil. Katanya pemberish dengan jenis minyak jika dipakai di wajah bisa bikin wajah lebih komedoan. Nah, ini sebenernya preferensi masing-masing, karena aku pun ngga dipakai di wajah hanya di area mata saja. Namun ada beberapa orang yang dipakai di wajah pun, masih fine wajahnya. 

Micellar Water for Face Remover

Biasanya mata menghabiskan waktu paling lama, makanya aku ngapus makeup area mata dulu baru ke wajah. 

Di wajah aku cuma pake Micellar Water atau kadang pake cleanser biasa, suka-suka aku aja yang mana. Tapi seringnya Micellar Water. Kenapa?

Karena Micellar Water 2kali lebih ampuh, cepat dan menyegarkan. Iya, menghapus makeup dari wajah juga harus yang menyegarkan, jadi lebih fun dalam prosesnya. At least for me. 

source : Popsugar
Aku selalu menghabiskan 3/5 kapas buat membersihkan wajah, 6 kalau mau lebih ekstra bersih. 1 kapas untuk 1 part wajah, biasanya dimulai dari dahi ke area pipi atas, rahang kebawah dan seterusnya. Proses membersihkan pun dengan cara memutar karena lebih mengangkat sisa makeup dengan baik. 

Micellar Water baik untuk kalian yang memiliki kulit berminyak, karena as I said earlier dia water based remover artinya less oily di wajah dan ngga lengket sama sekali di wajah. Aku yakin banyak dari kalian yang sudah menggunakan Micellar Water.

Right?

Extra Remover for the Lips

Pada tahap ini aku paling bebas pake apa buat ngebersihin bibir. Biasanya pake baby oil, kadang pake Micellar Water atau kadang pake tissu basah. Tergantung jenis lipstick jadi akan beda remover seperti apa. Hanya saja, baby oil bisa aku bilang lebih efektif karena ngebersihinnya sekali jalan.

DOUBLE CLEANSING

Pernah kan dengar istilah Double Cleansing, iya membersihkan wajah dua kali. Literally

Jadi setelah pake makeup remover yang udah-udah, itu wajib kudu cuci muka lagi pake cleansing foam atau sabun cuci muka. Sabun cuci muka juga sekarang banyak macam dan jenisnya. Kenapa sih harus double cleansing?

source : rolala loves
Seampuh apapun makeup remover kalian, residu makeup tetap ada di wajah. Residu yang tertinggal itu bisa jadi hal buruk, karena bisa menghambat pori-pori yang nantinya menyebabkan jerawat lah, kulit makin berminyak lah dan hal-hal jahat lainnya. 

Udah sampe ditahap ini, proses membersihkan wajah dari makeup udah komplit. Ini basic yang diperlukan untuk memberishkan wajah after seharian pake makeup ataupun ngga pake makeup. 

Kalian boleh dong share proses membersihkan wajah kalian seperti apa <3

~~

see you in another post

keep in touch w/ me!


Cara Membersihkan Wajah dari Makeup Seharian

09/03/2017

Instagram @yoursundaypills