SOCIAL MEDIA

Hi, Awesome!

Yaay, tinggal 26 hari laginyaa menuju lebaran Idul Fitri 1438 H. Yang sudah berburu baju di Tanah Abang mana suaranyaaaaa??? Memang, Idul Fitri selain menjadi hari dimana hati disucikan kembali juga menjadi momen setahun sekali untuk tampil fresh, cantik dan memorable. Apalagi kalau baju yang diapakai adalah baju yang nyaman.

source : Pinterest
Tapi kadang baju yang nyaman untuk lebaran sangat susah dicari loh. Apalagi di pusat perbelanjaan seperti Tanah Abang rata rata menyediakan baju yang sesuai trend. Belum lagi tren baju yang modelnya banyakan bikin ribet. Duh, makin pusing deh, ditambah lebaran 3 hari pertama merupakan ajang kumpul keluarga, silaturahmi bareng teman teman dan ajang selfie selfie cantik. 

Makin ribet deh milih baju buat 3 hari pertama lebaran. Bingung hari ini pake baju apa buat ngunjungin rumah pacar, apa besok pake baju apa buat kumpul sama teman-teman. Makanya, belanja hari lebaran adalah momen belanja bikin pusing. Pilih baju buat 3 hari minimal. Apalagi kalo kamu adalah tipe orang yang punya banyak relasi.

Ditambah lagi strugglingnya padu padan busana muslim yang terlihat menarik, sopan dan ngga membosankan. Ada solusinya, kalian bisa cari inspirasi dulu jenis busana dan tampilan seperti apa yang kalian inginkan untuk hari lebaran nanti. To make it easy for you, aku punya cara padu padan busana lebaran untuk 3 hari pertama nanti. 

1. Keep it Simple

Hari pertama biasa adalah hari paling rempong sejagat. Pagi-pagi kalian udah diburuin dengan sholat ied, dandan aja ngga akan sempat belom lagi pulangnya diburuin dnegan silaturahmi dengan tetangga, belom lagi ajang foto keluarga. Iya, kalau kalian ngga siap-siap sebelumnya kalian akan kelabakan. Bagus deh kalau kalian udah siap, tinggal apakah busana kalian mendukung atau engga. 


Pilih busana untuk hari pertama yang simple, karena simple adalah cara kalian mengatasai kerempongan hari pertama. Pilih busana 1 pasang berjenis Gamis, Kaftan atau Maxi Dress yang tidak banyak aksesoris atau tidak banyak embel embel tambahan. Busana simple ini akan mendukung penampilan kalian dan ngga akan bikin pusing deh. Belum lagi kalau udah makan rendang dan opor ayam. Duh, mending pilih busana yang simple dan ngga banyak aksesorisnya deeh. 

2. Keep it Sweet

Hari kedua lebaran kamu bisa tampil lebih manis nih. Kalau biasanya outfit kamu hanya celana dan Jeans, coba lebih playful dengan pakai rok. Apapun jenis rok yang kalian punya bisa banget dipake, selama roknya sopan ya. Karena hari kedua kalian akan lebih banyak jalan-jalan dan bertamu di kerabat jauh, dengan pakai rok kalian akan terlihat berbeda dan lebih menarik perhatian. 


3. Keep it Casual

Nah, hari ketiga bisa lebih bebas. Aku pribadi lebih senang di hari ketiga ini ngga harus beli baju baru kok. Kondisikan baju lama kalian supaya bisa digunakan lagi. Selama masih layak dipakai loh. Karena hari ketiga biasanya nongkrong sama teman-teman atau malah jalan-jalan sama keluarga berwisata. Jadi pakai celana akan jadi pilihan paling mantep!


Iyaa, semua cara ini aku terapkan tahun ini. Walaupun ngga semua bajunya baru, tapi setidaknya bisa menjawab pertanyaan aku selama 3 hari lebaran aku mau pake baju apa nihhh. Kalo udah kaya gini, biasanya aku pilih tampilan makeup yang ngga ribet dan cepet. Hari pertama, aku suka diburu dengan ajang silaturahmi ke tetangga, jadinya aku kadang cuma bedakan, lipstick, maskara nanti pas selesai silaturahmi baru deh aku riweuh makeup. It works kok, tapi kalau kamu tipe orang yang gampang makeup cepet boleh banget full face makeupan selama makeupnya simple dan ngga berat ya. 

Untuk makeup caranya gampang banget, pilih warna eyeshadow yang natural banget atau bisa kalian matchingin dengan warna busana kalian, untuk mata bisa pake maskara yang waterproof atau pake falsies yang juga natural dan ngga berat. Cream blush bisa juga jadi opsi kalian karena dia akan stain dan long last. Untuk bibir tinggal pilih lipstick dengan warna pink, rose nude atau liptint dan you're good to go. 

Semoga aku bisa kasih tutorial buat makeup simple lebaran sebelum lebaran nanti yaa. HIHI.

Eh tapi ngomong-ngomong, baju baju diatas bisa kamu temukan disini lohhh. Iyaaaa, ada diskon ada model juga. Aku pun mupeng jadinya :(

Tunggu aku gajian Zalora, aku janji aku kembali. Ea.

~~

see you in another post

keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com

Tampilan Lebaran 3 Hari yang Simple

29/05/2017

Hi, Awesome!

Salah satu aktris favorit aku adalah Jennifer Lawrence, selain akting pastinya doi punya personality yang fun banget. Kaya sok kenal aja ya. Tapi, dilihat dari paparazzi yang sering dapetin gambarnya J-Law ini, dia adalah tipe orang yang asik dijadiin temen. Selain itu, dia punya struktur wajah yang menarik, yang paling aku suka adalah matanya. Kali ini, makeup look yang terinspirasi dari Jennifer Lawrence


Ini adalah monthly collab oleh BEAUTIESQUAD, tema yang dipilih adalah Celebrity Inspired. BEAUTIESQUAD pun membuka 3 subtema kali ini yaitu Western, Asian dan Indonesia celebs. Iya, kita disuruh milih celeb berdasarkan regional mereka. Aku, western pastinya. Sederhana. Karena muka aku sangat tidak presentable untuk tampilan asian yang kebanyakan Korea, Jepang daaaaan aku ngga punya aktris idolaaa banget di Indonesia. Sedih.

Here they are, beautiful ladies! 


Collab ini juga diadakan dengan sangat massive lohh. Kalau kalian Beauty Blogger dan merupakan seorang yang passionate dan berminat gabung dengan monthly collab kita, kalin bisa join grup facebook kita. Eits, sekarang BEAUTIESQUAD punya fanpage loh. Yuk di like. 
Tadinya aku mau pilih tampilan Jennifer Lawrence sebagai Mystique di seris X-Men, tapi bakalan ngabisin body paint daaaan bukan pure makeup ala Jennifer Lawrence. Tadinya juga mau milih makeup Jennifer Lawrence jadi Katniss Everdeen di series The Hunger Games, tapi lagi-lagi itu hanya karakter fiksi. Ah, makin sedih.


Setelah searching sana sini, terrnyata doi punya banyak tampilan tapi rata-rata merupakan tampilan soft smokey eyes hanya dengan berbeda warna lipstick. Tapi, aku menemukan satu look yang terlihat simple, manis dan gampang di recreate even buat daily look.

Product Used :

Face!
Inez Cosmetics Lustrous Liquid Foundation [review here]
Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder [review here]
L.A Girl Pro Conceal
Marcks Beauty Powder - Beige [review here]

Eyes!
Inez Cosmetics Luxury Pallette - Pure Pearl & Natural Peach
WNW Megaglo Contour - Crease
Mukka Black Liner - Smokey Finished
Maybelline Hypercurl Volume Express Waterproof - Cat Eyes [review here]

Inez Eyebrow Pencil [review here]


Complexion!
Highlight : Inez Cosmetics Luxury Pallette - Pure Pearl
Contour : Inez Cosmetics Contour Kit [review here]
Blush : Inez Cosmetics Luxury Pallette - Gold Dipped Brick
Bronzer : WNW Megaglo Contour

Lips!
Inez Cosmetics Luxury Pallette - Pink Blossom + Wild Carnation
Inez Cosmetics Luxury Pallette - Pink Shine 

Aku selalu mulai dengan fresh face, dan kali ini tanpa primer, karena foundation yang aku pakai sudah ada silliconnya yang bisa menyamarkan pori-pori. Aku perhalus wajah lagi dengan pelan-pelan aku tepokin wajah pake sponge yang dibasahin, karena awalnya aplikator yang aku pake ada expert face brush dari Real Techniques. Baru deh aku pake concelaer dan aku baking undereye, dan buat ngebersihin sisa bakingan setelah 5 menit aku pakein bedak tabur dari Innisfree yang transparan.


Gambar alis seperti biasa, pelan dan pelan dan pelan jadi ngga tebel banget. Apalagi pensil alis yang aku pake dasarnya udah bagus. Setelah itu prime lid aku dengan concealer yang sama, baru aku pakein dasar warna putih dari WNW Megaglo Contour Kit dehh. Nah buat crease aku pake warna coklatnya, karena tampilan mata Jennifer Lawrence terlihat sangat natural


Baru deh aku sapuin eyeshadow warna lain, kaya warna peach agak emas, dan warna putih di inner corner. Dan buat efek smokey tipisnya aku pake pencil liner warna hitam dan aku smudge pelan-pelan hanya di upperliner saja mendekati bulu mata. Terakhir di mata, pencil liner hitam yang sama untuk di waterline dan sedikit warna peach keemasannya juga. Jadi tetap ada kesan manisnya walaupun punya riasan smokey. 


Mascara! Done!

Eh, belom dong. 

Setelah itu highlight dengan shades eyeshadow putih yang sama di tulang hidung dan tulang pipi paling tinggi. Ditambah kontur di bagian hidung sangat soft dan di bagian pipi juga. Karena Jennifer Lawrence tetap terlihat kuat tulangnya walaupun punya pipi yang chubby. Blush dengan warna yang agak orens dan natural bangeeeet! Sapukan dengan pelan-pelan dan manusiawi yaa. 

Ini beneran terakhir. Lipstick. Warna pink yang sangat cantik dan glossy yang menarik. Glossy aku pake semuanya dari palet Luxurynya Inez Cosmetics. Hasilnya? Keren banget. Aku suka tampilan pink dan glossynya <3


Gampang kan? Iya gampang banget! Bahkan bisa dipake untuk daily loh. Tinggal pilih foundation yang ngga berat aja tuh. 

Tapi, kalau kalian mencari tampilan ala orang Indonesia banget. Bisa intip makeup look inspired by Risty Tagor lohh dari Nanda <3

Klik aja nih!

~~

see you in another post!

keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com

[MOTD] Jennifer Lawrence Inspired Makeup Look

27/05/2017

Hi, Awesome!

Semenjak sering menghabiskan waktu dibawah AC //literally// bibir aku jadi gampang kering. Penggunaan lipcream pun jadi ngga maksimal, semua jenis lip product dari lip gloss, liptint pun terlihat aneh di bibir. Setelah direkomendasikan buat nyobain Laneige Lip Sleeping Mask aku jadi punya harapan besar. Karena Laneige punya kualitas skimcare yang bagus. 


Laneige Lip Sleeping Mask ini sejenis lip care yang khusus digunakan saat malam hari. Kenapaaaa? Namanya aja Lip Sleeping Mask, fungsinya bisa menjadi masker bibir kamu. Selain itu, skincare memang akan lebih bagus bekerja saat malam hari. Entah itu untuk wajah, badan atau bibir sekalipun.  Akupun baru pertama kali emncoba produk dengan klaim sebagai mask, untuk itulah review kali ini akan terasa sangat menyenangkan!

Ini adalah produk Laneige pertama yang aku cobain. Para blogger lebih sering menggemborkan Laneige Water Sleeping Mask karena lebih fokus untuk perawatan wajah dan menjanjikan hasil layaknya kulit orang korea. Untuk bibir sendiri jarang menjadi sorotan, kali ini aku sorotin deh. Apalagi punya packaging dengan warna lucuuuuu.

Laneige Lip Sleeping Mask bisa dibeli di Sociolla looooh dengan kode diskon SBNLAMQU pastinya!

Yuk ah dimulai reviewnya!

PRODUCT INFO

Laneige Lip Sleeping Mask merupakan skincare keluaran Korea oleh karenanya informasi produk pun tersedia dalam bahasa Korea yang lagi-lagi aku ngga ngerti. Oke. Skip. Tapiii, info tetap bisa didapat di website resmi brand lohhh. 


Ingredients :
Diisostearyl Malate, Hydrogenated Polyisobutene, Phytosteryl/Isostearyl/Cetyl/Stearyl/Behenyl Dimer Dilinoleate, Hydrogenated Poly(C6-14 Olefin), Polybutene, Microcrystalline Wax, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Synthetic Wax, Euphorbia Cerifera (Candelilla) Wax, Sucrose Tetrastearate Triacetate, Butylene/Ethylene/Styrene Copolymer, Ethylene/Propylene/Styrene Copolymer, Astrocaryum Murumuru Seed Butter, Dimethicone, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Dehydroacetic Acid, Methicone, Copernicia Cerifera (Carnauba) Wax, Polyglyceryl-2 Triisostearate, Polyhydroxystearic Acid, Water, Potassium Alginate, Glycerin, Propanediol, Alcohol, Chenopodium Quinoa Seed Extract, Vaccinium Angustifolium (Blueberry) Fruit Extract, Coffea Arabica (Coffee) Seed Extract, Lycium Chinense Fruit Extract, Sapindus Mukurossi Fruit Extract, Vaccinium Macrocarpon (Cranberry) Fruit Extract, Fragaria Chiloensis (Strawberry) Fruit Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Rubus Chamaemorus Seed Extract, Magnesium Sulfate, Calcium Chloride, Sodium Hyaluronate, Beta-Glucan, Manganese Sulfate, Zinc Sulfate, Ascorbyl Glucoside, Fragrance

Claim :
Menjadikan bibir halus dan kenyal, juga wangi beri manis dan asam dapat mebantu tidur.

BPOM :
NA26171300707

Price : 
IDR 70K

Where to Buy :
SOCIOLLA

Varian :
Berry

Aku kedaletsn ukuran kecil. Kecil yang kecil bangeeeeet. Antara lucu dan sedih. Untuk harga 70.000 dengan kemasan semini itu aku ragu bisa untuk bibirku berapa lama. Apalagi dengan kondisi di bawah AC tiap hari. Aku butuh tambahan lagi, tapi kantong apa daya. 

Kalau kalian beli di Sociolla dengan kode SBNLAMQU saat checkout, kalian bisa beli produk dengan ukuran full dan potongan harga dooong.

PACKAGING

Lucuuu. Karena Laneige Lip Sleeping Mask punya warna pink yang sangat soft sekali. Packaging mirip Laneige Water Sleeping Mask namun bersi pink dan mininya. Tutup berupa ulir yang secure, berupa jar dengan bahan plastik yang cukup tebal daaan agak transparan keluhatannya. Kalau menurut aku sangat khas Laneige. 


Yang bikin lucu lagi adalah bagian bawah kemasan berbentuk dome yang berfugsi sebagai tempat penyimpanan produk. Dengan ukuran mini iniii aku bisa bawa produk kemanapun. Cocok buat travelling karena ngga makan tempat banget. Satu lagi yang aku suka dari Laneige adalah font khasnya. Iya, font. Fontnya khas dan lucu juga, emang sih agak ngga penting bahas font tapi karena lucu banget buat aku jadi yowes lah.

TEXTURE, SCENTS

Laneige Lip Sleeping Mask punya tekstur yang sangat cair dari pada libalm umumnya. Sepintas terlihat seperti libalm, tapi kalau dicolek dia kaya mentega yang baru kena uap panas yang gampang meleleh. Nah bayangin deh tuh.


Buat aku teksturnya lembut bangeeeet, konsistensi yang lebih cair dari lipbalm pada umumnya bikin fungsi dia sebagai mask makin komplit. Karena ngga berasa berat di bibir banget. 

Wanginyaaaaa ....

Wangi khas permen yang manis manis gitu deh. Hampir aja aku makanin. 

HOW TO USE 

Menurut arahan yangs empat aku baca di website dan beberapa review di youtube, penggunaannya cukup simple. 

Sebelum tidur langsung diolesin Laneige Lip Sleeping Mask dengan tangan atau menggunakan spatula bawaan. Setelah itu bisa dibawa tidur deeeh, pas pagi harinya tinggal dihapus secara gentle pake tissu yaa. Tissu loh bukan kapas. Karena kalo kapas ngga akan kuat ngangkat kulit mati di bibir termasuk kulit yang akan mengelupas. 

Setelah itu bibir udah siap deh pake lipcream!

PERFORMANCE

Tbh, I love it xoooooo much! 

Gambar sudah bisa ya menggambarkan betapa produk ini bekerja sangat ampuh dalam waktu 1 malam saja! 


Menurut claim, Laneige Lip Sleeping Mask mampu megangkat sel kulit mati di bibir juga serta mampu membasmi kulit kering di bibir. Saking aku genggeus sama bibir yang super kering ini, aku pake Lip Masknya agak tebal. Aku parno dinginnya menusuk menembus lip masknya. HAHA

Malam aku pake rasanya enak, iya aku pake tebel tapi ngga berasa tebel dan berat sama sekali. Jadi rasanya dibawa tidur sangat nyaman, karena wanginya enak jadinya pengen aku emut terussss. Ini berbahaya. 

Paginya Laneige Lip Sleeping Mask masih dengan cantik duduk di bibir aku tanpa berkurang sedikitpun. Sayang bau sedapnya ilang. Terus aku hapus sisa lip mask dengan tissu pelan-pelan, surprisingly kulit mati aku keangkat semua jadinya bibir lebih plump, bersih dan lebih lembut. 

Benar-benar bekerja! 

Sayangnya, efeknya hanya sebentar. Setidaknya sampai siang hari. Ketika bibir aku kena AC lagi dalam jangka waktu cukup lama, maka bibir akan balik kering lagi. Jadi, untuk tingkat perlindungan sangat kurang. Sayang sekali. 

Mungkin efek perlindungannya hanya sebatas melepas kulit mati dan menjaga kelembaban dalam suhu normal, kalau kulit dibawah AC lagi akan balik berasa kering lagi. Di tahap ini, aku pake lipbalm secara rutin. 

CONCLUSSION

Overall, aku suka sama Laneige Lip Sleeping Mask karena akhirnya dia mampu mengangkat kulit mati aku dalam waktu sangat cepat. Apalagi ditambah baunya yang bikin laper terusss, plusss beta lucu packaging dan warna pinknya. Sayangnya tingkat kelembaban bertahan cukup cepat terutama kalau dibawah suhu AC. Tetap lindungi bibir pakai lipbalm ya!

Ups :
+ Baunya sedap
+ Tekstur ringan
+ Ngga berasa berat waktu dipake
+ Ngga cepet ilang dibawah tidur semaleman
+ it works untuk mengangkat kulit mati

Downs : 
- Menjaga kelembaban tidak bertahan lama
- Mahal cuy

Repurchase :
Hm, don't think so.

Rate :
4/5

Ada yang udah pernah nyobain Laneige Lip Sleeping Mask? Atau ada yang belum pernah coba? 
Kalian bisa beli produk ini di SOCIOLLA loh, jangan lupa pas checkout pake kode "SBNLAMQU" yaa biar bisa dapat potongan harga. 



~~

see you in another post

keep in touch w/ me!

Laneige Lip Sleeping Mask Review

26/05/2017

Hi, Awesome!

How many times i've told you that toning is an important part of skincare step? Yes, told you enough. Karena memang toner adalah tahap penting, walaupun bentuk toner hanya berupa air tapi tanpa toner kalian ngga akan bisa mendapatkan wajah flawless yang natural. Kali ini toner natural pilihan aku jatuh pada Sensatia Botanicals Sandalwood Dream Facial Toner


Aku pernah nyobain toner seharga 5ribuan yang sempat jadi idaman aku 1 tahun kemarin, toner seharga 5ribuan juga mampu bikin wajah aku terlihat cantik dan sehat. Sayangnya, skincare berbahan natural tetap menjadi idaman karena akan sangat aman di kulit. Ya paling kalo aku kere aku balik lagi pake toner 5ribuan. Hemat for lyfe!

Sensatia Botanicals sempat ngirimin aku pake skincare salah satu isinya ada Sandalwood Dream Facial Toner yang dikhusukan untuk kulit berminyak cenderung berjerawat. Aku makin tergiur dooong, apalagi kalo dikombinasikan dengan cleanser dari Sensatia Botanicals dengan fungsi yang sama sama mampu mengatasi wajah berminyak. Ah, cinta mati deh. 


INGAT! 
Pengaruh produk di wajah aku beserta hasil dan pengalaman penggunaan BISA JADI akan SANGAT BERBEDA dengan kalian. Belum tentu memiliki hasil yang sama. Kenapa? KARENA TIDAK SEMUA ORANG MEMILIKI TIPE DAN KONDISI KULIT WAJAH YANG SAMA. 

Yuk ah kita mulai reviewnya!

PRODUCT INFO 

Seperti biasa, Sensatia Botanicals selalu menyediakan informasi yang lengkap terkait produknya baik di kemasan produk maupun di website mereka sendiri. Hal ini akan sangat memudahkan pelanggan dalam menentukan apakah produk layak dibeli atau tidak. Sama halnya dengan Sandalwood Dream Facial Toner juga menyediakan informasi lengkap seperti deksripsi produk, komposisi dan nomor BPOM.


Ingredients :
Water (Aqua), Aloe Barbadensis (Aloe) Leaf Juice, Alcohol Denat., Sodium Citrate, Santalum Album (Sandalwood) Oil, Carica Papaya (Papaya) Fruit Extract, Pachyrrhizus Erosus (Jicama) Root Extract, Citric Acid, Rosa Damascena (Rose) Extract, Cymbopogon Martini (Palmarosa) Oil, Garcinia Mangostana (Mangosteen) Fruit Extract, Centella Asiatica (Gotu Kola) Extract.

Claim :
Menyeimbangkan pH kulit dan memelihara kulit wajah dengan manfaat dari tanaman aktif yang menenangkan, sejuk dan menyegarkan.

BPOM :
NA18150101637

Price :
IDR 160K

Size :
120ml




Daaaan seperti biasaa, Sensatiia Botanicals Sandalwood Dream Facial Toner mengusung tema Pure & Natural juga seperti produk Sensatia Botanicals lainnya. Claim produk pun dipercaya bebas dari Animal Testing, bersifat Paraben Free dan lainna yang bisa dilihat di website resmi Sensatia Botanicals.

PACKAGING

Sensatia Botanicals Sandalwood Dream Facial Toner dikemas dalam botol plastik yang cukup tebal. Warna kemasan sendiri didominasi warna coklat dan agak transparan, dibungkus dengan info produk dengan dominasi warna hijau khas Sensatia Botanicals. Botolnya yang transparan sangat memudahkan untuk melihat banyaknya produk yang tersisa, walaupun agak samar karena berwarna coklat. Selain itu jenisnya berupa plastik jadi lebih secure kalau aja botolnya jatuh.



Aplikatornya berupa spray. Aku baru menemukan toner dengan aplikator spray. Aku sebenarnya ngga masalah karena menurut aku toner dengan aplikator spray sangat hemat. Penggunaan Sensatia Botanicals Sandalwood Dream Facial Toner udah mendekati 6 bulan dan isinya masih setengah kurang dikit lagi. Biasanya toner buat aku 3 bulan udah habis, ini awettt banget. Thanks tot he spray applicator.

CONSISTENCY, SCENTS

Konsistensinya seperti air layaknya toner pada umumnya. Benar-benar seperti air. So, yeah.



Wanginya sendiri cukup khas dan agak menganggu buat hidung aku. Aku prinadi pada awalnya kurang nyaman sama baunya, apalagi dengan proses di spray makin menjadi-menjadi baunya. Baunya mirip kayu yang masih freshhh, menurut namanya aja tergambar SandalWOOD Dream Facial Toner jadi ya pasti ada wewangian kayu. Tapiiii, lama kelamaan digunakan tonernya akan semakin terbiasa dan malah jadi enakeun. Aku sekarang jadi terbiasa banget dan jadi suka nyiumin baunya.
PERFORMANCE

Semenjak aku dikirimin Sensatia Botanicals Sandalwood Dream Facial Toner, aku punya persepsi bahwa skincare dengan bahan natural bisa sangat bikin wajah terawat. Aku tau penggunaan skincare adalah masalah cocok cocokan, tapi sangat kecil kemungkinan kamu pake skincare bahan natural dan ngga cocok. Kaya produk Sensatia Botanicals yang semuanya pake bahan alami dan dalam waktu 2 bulan aja aku udah bisa liat bedanya kaya apa.



Aku biasanya pakenya langsung disemprot di wajah dengan jarak yang cukup dekat. Karena kurang puas kalau jaraknya agak jauh, kaya ngga kena tonernya malah. Kalau disemprot jangan lupa tutup mata dan jangan mangap ya! Bisa bahaya kalau masuk

Apa sih efeknya?

Menyegarkan pastinya. Biasanya setelah cuci muka, wajah terasa kering sekali, hal ini disebabkan karena pH wajah yang berubah. Sandalwood Dream Facial Toner ini bisa mengembalikan pH wajah menjadi seimbang, jadi wajah ngga akan berasa kering. Selain itu, bisa bikin wajah lebih cerah loooh. Ada efek yang beda ketika habis cuci muka alu tonernya pakai Sandalwood Dream Toner, wajah berasa lebih kencang dan lebih cerah. Apalagi kalau ditambah rangkaian produk Sensatia Botanicals lainnya.

CONCLUSSION

Tanpa berbasa-basi, aku suka banget! Sensatia Botanicals Sandalwood Dream Facial Toner adalah toner "mahal" yang rela aku repurchase berulang kali. Karena untuk produk ini, ada harga da kualitas. Terbukti selama 2 bulan penggunaan aja aku udha bisa merasakan perbedaan signifikan di wajah aku yang jadi ngga gampang berminyak dan lebih terhidrasi. Mungkin baunya agak mengganggu di awal penggunaan, tapi semakin kesini aku makin nyaman sama produk ini. Overall, aku ngga punya keluhan.

Ups :
+ Model spray memudahkan penggunaan
+ Cepat mengembalikan pH kulit
+ Mencerahkan wajah
+ Menyegarkan banget!

Downs :
- Aroma pada awalnya cukup mengganggu

Repurchase :
YAS!

Rate :
5/5 💓

Did you try this product before? What do you think?
Atau, kalian belom pernah nyoba sebelumnya? Ah, boleh banget kepoin Sensatia Botanicals  di website mereka atau langsung ke toko mereka ajaaa!


~~

see you in another post

keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com
Hi, awesome!

Ada ngga yang #teamloosepowder dan #teamcompactpowder atau malah #teamtwowaycake? Kalau aku tim apa aja selama muka aku ngga dibikin berminyak dengan cepat. Tapi buat aku untuk heavy makeup tetap pilih loose powder atau bedak tabur karena punya formula yang oke buat nahan minyak lebih lama. Semenjak Innisfree mengeluarkan limited edition product yaitu No Sebum X Emoji Mineral Powder aku makin tergila-gila. 


Kenapa sih harus bedak tabur? 

Aku pernah mencoba 2 produk bedak tabur dengan hasil, harga dan tampilan yang berbeda. Sejauh ini, kedua produk membuat wajah aku lebih cerah dan menambah pigmen di wajah aku. Ngga akan terlihat cakey karena dibikin matte dan selama pemakaian dengan benar. Tapi nihhhh, kalau foundation udah punya warna yang bener bener match dan pakai bedak tabur yang punya warna sendiri, wajah akan terlihat sangat aneh. 

Aku jadinya masih dalam proses pencarian dan nyoba-nyoba bedak tabur yang oke punya itu apa. Banyak yang bilang Revlon bagus, ada yang bilang Innisfree No Sebum Mineral Powder juga bagus. Pas aku liat ada seri limited edition dan desainnya emoji FIX aku pilih Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder - Laugh to Tears


Ini adalah produk Korea kedua yang aku coba setelah produk bibir kemarin yang sempat aku review. Buat aku nyobain produk korea itu bikin perasaan maju mundur. Skintone aku bukan korea banget, jadinya shades produk korea sangat tidak direkomendasikan untuk skintone aku. Tapi beda halnya dengan bedak tabur.

Terutama dengan Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder karena katanyaaaaa dia transparan hasilnya alias ngga bikin muka kaya di dempul. Bener ngga ya?

Mari kita mulai reviewnya!

PRODUCT INFO

Karena Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder merupakan hasil produksi korea, maka informasi penting terkait produk pun disediakan dengan bahasa dan tulisan korea, which I don't understand completely. Jadilah aku browsing.


Di beberapa website seperti Beauty Link Sociolla pun memiliki info yang cukup minim terkait produk ini, aku pun browsing lagi langsung dari official website nya. Cukup lengkap dan membantu terkait infonya ini.

Sedangkan info di packagingnya sendiri sangat minim,satu-satunya yang aku tau hanya produk ini dibuat di Korea.

[Baca Juga : Review Tony Moly Liptint]

Menurut website Innisfree,  No Sebum X Emoji Mineral Powder : 


Product Code : 1093
Package Quantity : 5g
Shipping Weight : 0.03kg( 0.06 lbs)

Ingredients :
SILICA, CORN STARCH MODIF.IED, DIMETHICONE/VINYL DIMETHICONE CROSSPOLYMER, CAPRYLIC/CAPRIC TRIGLYCERIDE, MICA, METHICONE

Claimnya sih Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder ini mampu mengontrol minyak berlebih

PACKAGING

Aku tau kalian pasti akan tergoda dengan motif Emoji dan warna yang eyecatching banget. Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder ini dibuat saat Innisfree mengadakan ulang tahun ke 11 keluarnya rangkaian No Sebum Mineral Powder. Yang paling bikin tergoda lagi adalah motif yang disediakan ada 11 ekspresi wajah ala Emoji. Yang punya aku adalah Laugh to Tears, atau biasa disebut ROTFL.



Produk didominasi warna kuning khas emoji, dengan emboss sejenis lukis di tutupan produk dengan desain ekspresi emoji. Desainnya timbul yang bikin produk makin terlihat ciri khas limited editionnya. Desain ekspresi emojinya pun sangat mirip dengan emoji asli pada umumnya, tanpa berbeda satu apapun mulai dari komposisi warna hingga tata letak tiap item emoji itu sendiri. Jenis packaging berupa doff, yang gampang dibersihin kalo kena kotor atau berdebu.



Aplikator berupa puff yang mini karena sesuai ukurannya, puffnya sendiri didominasi warna kuning dan punya cantelan tangan dengan ukiran innisfree diatasnya. Puffnyaa sendiri sangat lembut, nyaman dan sangat puffy. Sayangnya hanya dua jari aku yang masuk, tapi sumpah nyaman banget puff ini. Puff pertama yang bikin nyaman dipake ya punya Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder.



Kemasannya sendiri sangat secure karena tutupan berupa ulir yang sangat aman, ngga akan tumpah apalagi meleber keluar berantakan. Yang paling penting adalah ada separator berlubang, idk the name yang misahin antara puff dan isinya. Lubangnya juga ngga banyak, jadi produk yang keluar bisa dikontrol. 

[Baca Juga : Marcks Beauty Powder]

TEXTURE, COLOR, SCENTS

Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder punya tekstur paling lembut yang pernah aku temui. Dibanding bedak tabur lainnya, produk ini sangat lembut tanpa partikel kasar. Konsistensinya pun lebih menyebar dan lebih powdery. Aku pernah nemu bedak tabur yang agak nyatu, rasanya kurang enak. Wanginya ngga begitu harum yang khas, tapi aku bahkan ngga nemuin wangi spesifik, tapi so far wangi ngga mengganggu sama sekali dan cukup nyaman buat diapliaksikan. 



As I said earlier, dia ngga berwarna sama sekali. Warnanya transparan jadi ngga nambah pigmen warna di wajah, ngga berasa wajah di dempul dan ngga usah takut terlihat aneh. Karena fungsinya sendiri untuk kontrol minyak berlebih jadi semakin dia ngga berwarna akan semakin baik. 

PERFORMANCE

I tested it for couple hours with foundation and a whole day with no foundation. Sadly, I forgot to take pictures of  when with foundation. Forgive my bad. 


Pertama kali pake aku ngerasa biasa aja, karena impression pertama adalah dia ngga tampak di wajah karena bersifat transparan. Tapi setelah aku pikir-pikir hal ini bagus, karena hasilnya ketika aku apply diatas foundation si Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder ini ngga bikin riasan makin tebal dan wajah keliatan dempul. Aku pun pakainya untuk setting foundation di wajah dan khususnya agak lebih di daerah T-Zone yang gampang berminyak. 

Untuk everyday use pun aku sama sekali ngga masalah, walaupun daily use aku hanya Sunscreen dan Bedak (Two Way cke/Loose Powder) aku ngga bermasalah sekali dengan bedaknya yang transparan. Karena semakin kulit aku terlihat natural dan tan akan semakin baik 😁

Oil Control however buat aku masih so-so saja. Karena sebaik apapun bedaknya, kalau dalam proses penggunaan ada yang salah pun minyak akan keluar juga pastinya. Namun dalam pengunaan dengan foundation aku merasa oil controlnya biasa saja, sedangkan tanpa foundation lebih bagus oil controlnya

Beriringan dengan muka berminyak, beriringan pula dengan bedaknya perlahan menghilang. Aku ngga masalah touch up, tapi kalau udah ke kondangan dan ribet juga aku mending touch up pake blotting paper dibanding bedaknya. Karena sangat bulky untuk dibawa kemana-mana daaaan kalau masuk makeup pouch aku sangat takut kemasannya yang lucu jadi kotor dan jelek. 

[Baca Juga : Review Masker Karakter Cherimoa]

Is it worth to buy?

Karena menurut legenda Innisfree No Sebum Mineral Powder bagus, aku berekspektasi Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder pun akan di holy grailkan juga. Tapi menurut aku haslinya biasa saja, oil controlnya di akupun tergolong biasa saja. Not so special



INGAT! Hasil produk di tiap kulit orang berbeda. Ngga bekerja di aku belum tentu ngga bekerja di kamu juga. Jadi, sebelum menjudge bahwa "ah, kamu gabisa kali makenya" plis perhatikan poin-poin ini dulu yaaaw cyin.

CONCLUSSION

You know I love the packaging already. Sebagai pemanis foto flatlay dan meja rias juga. Tapi, Innsifree No Sebum X Emoji Mineral Powder punya performa yang biasa saja di kulit aku yang cenderung berminyak banget. Oil Controlnya tidak terasa spesial. Tapi yang paling aku suka adalah sifatnya yang transparan sangat oke buat setting foundation yang pada dasarnya sudah match sama kulit kita. Saran aku jika kalian punya kulit yang sangat gampang berminyak, bisa lengkapi pemakaian dengan Primer, dan settign spray yang bagus juga. 

Ups :
+ Packagingnya LUCU
+ Banyak variasi emoji
+ Hasil transparan
+ Tekstur lembut

Downs :
- Tahan minyak kurang
- Sizenya kecil :(

Repurchase :
Hm, not.

Rate :
4/5

Jadi udah ada yang tertarik nyobain Innisfree No Sebum X Emoji Mineral Powder? Karena ini katanya limited edition lohhh. Atau udah ada yang nyobain? Gimana pendapatnya?


~~
see you in another post

keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com
Hi, Awesome!

Lipcream sejadul apapun dia, tetap mencuri hati Beauty Enthsuiast dimanapun berada. Sifatnya yang tahan lama, pigmented dan warna bervariasi pun jadi alasan ngga bisa move on. Apalagi produk lokal Indonesia mulai berlomba-lomba mengeluarkan lipcream jempolan mereka, salah satunya Beauty Story dengan seri Chiffon Matte Lip Rouge.


Beauty Story Chiffon Mate Lip Rouge dikirimin ke aku berkat Guardian Indonesia. Berkat beauty box yang pernah aku unboxing, salah satu produk make up yang dikirim adalah lipcream dari Beauty Story. Betapa bahagianya disetok lipcream lokal yang punya warna cetar sekali. 

Fenomena lipcream nampaknya akan terus stay. Walaupun beberapa brand mulai melanglangbuana dengan produk bibir lain, tetap saja ada brand yang masih mendewakan lipcream dan dijadikan senjata andalan mereka. Baru-baru ini Purbasari ikut berperang, beberapa bulan lalu ada Just Miss, mundur dikit lagi ada F2F, Emina, Wardah dan banyak lagi. Iya, mereka berperang. 

Aku, mengidolakan semunya. Selama ramah dikantong aku yang pas-pasan ini, dan ngga bikin bibir kering kaya padang pasir dan masa lalu aku, ya oke oke aja. Wajib dicoba semua lipcream lokal yang sedang berperang ini, kita wajib tau mana sih yang worth to buy banget. Sayangnya, hampir semua brand kurang berinovasi dengan warnanya. Warna yang lazim ditemui, warna yang "ah, biasa aja (tapi tetep dibeli)". 

[Baca Juga : Review lipcream NUDE]

On the other hand, Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shades Ultraviolet punya jenis warna yang aku idam-idamkan. Warna yang akan dinyinyirin kalo dipake, tapi tetep indah dan sedap dipandang. Jenis warna yang aku sih bodo amat toh warnanya cantik. Inovasi warna kaya gini yang jarang. Walaupun ketat persaingan lipcream, tapi dengan inovasi warna berbeda pasti tetap ada tempat di pasar dan masyarakat. Salah satunya, aku. 

PRODUCT INFO

Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shades Ultraviolet menyediakan informasi yang cukup lengkap terkait produknya. 


Ingredients :
Isododecane, Talc, Microcrystalline Wax, Pentaerythrityl, Tetraisostearate, Kaolin, Trimethylsiloxysilicate, Diisostearyl Malate, Polyglyceryl-2 Triisostearate, Disteardimonium Hectorite, Polybutene, Propylene, Carbonate, Polyglyceryl-2 Diistostearate, Sodium Dehydroacetate, Fragrance, Butylene Glycol, Water, Tocopheryl Acetate, Punica Granatium Extract, Lycium Chinense Fruit Extract, Prunus Serrulata Flower Extract.

Claim :
Lipstick cair yang kaya dengan pigmen ini mudah diaplikasikan di bibir dengan tampilan yang sangat matte dalam setiap ulasannya, teksturnya sangat ringan, lembut dan tidak membuat bibir menjadi kering. 

Shades : 
Ultraviolet

BPOM :
NA18161300563

Price :
IDR 108K

PACKAGING

Kemasan Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shades Ultraviolet didominasi warna ungu dan pink. Boxnya sendiri punya desain dripping khas es krim yang cantik. Warnanya representasi shades yang di dapat, jadi ngga akan bingung nanti dapetnya shades apa. Selain itu warna dan desain juga terlihat cantik dengan sentuhan ombre dan gold yang menambah kesan elegan, mewah dan cuantik. Tubenya sendiri punya tutup dengan warna metalik yang menggugah hati. Jangan sampai rusak, apalagi pecah. Sayang packaging, cyin.


Produk dikemas dengan box berukuran panjang yang cukup kokoh, selama proses pengiriman pun produk ngga lecet sama sekali. Hanya saja tutupan boxnya susah dibuka, jadi agak benyek karena cukup struggle buat ngebukanya. Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge juga dikemas dalam tube berjenis doff, dengan tutup berbahan agak glossy namun ada sentuhan metaliknya. Lagi-lagi, sentuhan warna emasnya menambah kesan mewah dan photo genic sekali. Iya, photogenic.


Aplikatornya berjenis doe foot yang agak pipih. Gagangnya berupa plastik transparan, bantalan apliaktornya lembut tapi ngga begitu tebal dan empuk. Saking pipihnya aku bisa ngerasain tulang yang dibalut dibaliknya. Aku nyaman pake aplikator jenis ini, sayangnya cukup berantakan sekali. Mungkin tergantung tekstur produk, tapi menurut aku sekental apapun tekstur lipcream pasti bisa didesain biar ngga kotor dan meleber. Dan menurut aku, faktor produk cukup messy adalah karena aplikatornya. 


COLOR, CONSISTENCY, TEXTURE

Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge selain shades Ultraviolet, juga hadir dengan inovasi warna lainnya. Ada 14 variasi warna dari nude sampai paling bold, dari pink sampe ungu. Menurut aku, lipcream Beauty Story adalah lipcream lokal yang punya variasi warna paling beda. Diantara semua shades aku paling naksir Ultraviolet, Berry Happy, Taupe Chart, Latte Please dan Vavavoom. Warna yang jarang dilihat di deretan lipcream lokal lain. 

Source : www.beautystory.com

Shades Ultraviolet sendiri jika dilihat sekilas adalah warna ungu cukup pekat, tapi dalam deretan shades Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shades Ultraviolet punya tone yang sedikit lebih kalem. Warnanya ungu dengan biasa warna pink. Jenis warna seperti ini adalah warna yang kalau dipake kalian akan dilihat, dinyinyir atau malah dikagumi. Jenis warna yang mudah menarik perhatian. Dan jenis warna ini, adalah warna yang sangat jarang di pasaran lipcream lokal Indonesia


Teksturnya sangat creamy, saking creamynya Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shades Ultraviolet adalah lipcream terlembut yang pernah aku coba. Creamyness nya itu bahkan terlihat pas. Konsistensinya sendiri cukup thick, tapi ngga bikin lipcream jadi numpuk atau menggumpal di bibir. Sayang konsistensinya ini jadi salah satu faktor kenapa aplikator dan gagangnya jadi terlihat messy. Tapi overall, aku suka banget tekstur dan konsistensinya!

PERFORMANCE

Lipcream ini sering aku pake keluar, jalan-jalan ke mall bahkan hari ini (17 Mei 2017) lipcream ini aku pake ke kantor dengan riasan wajah yang natural tanpa alis, tanpa blush tanpa kontur. Hanya bedak dan lipcream berwarna ungu ini. 


Pigmentasi?

Paling mantep! Karena warnanya merupakan tipe bold, jadi sekali oles pun warna akan gampang sekali keluar. Warna yang keluar pun langsung menutupi bibir dengan cantik. Pigmentasinya bikin tampilan awal mungkin agak terlihat berlebihan, tapi ketika beraktifitas pun, pigmentasi akan menurun bikin warnanya justru semakin menarik dan terkesan berwarna pink dibanding ungu. 

Coverage?

Nampol! Sekali lagi, karena warnanya bold makanya daya tutupnya di bibir aku yang agak hitam ini jadi bagus banget. Beda halnya dengan warna nude atau cenderung pink yang kadang jadi patchy. Shades Ultraviolet ini bekerja sangat maksimal dalam menutupi warna asli bibir. 


Ketika Dipakai?

Rasanya sangat smooth tanpa hambatan. Untuk bibir kering pun ngga akan ngadet deh. Lain halnya kalau kalian punya bibir kering yang cenderung mengelupas ya. Walaupun teksturnya cukup kental, dia ngga akan menggumpal di bibir, pokoknya halussssss ketika dipakai. 


Finishing?

Pure Matte. Dengan finishing yang matte pun, Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shades Ultraviolet ngga akan bikin bibir berasa kering SAMA SEKALI. Ibaratnya walaupun dia matte, berasanya tetap melembabkan di bibir. Selain itu, ringan banget! Karena ngga bikin kering tadi, jatohnya dia ngga berat juga di bibir. Hampir berasa kaya ngga pake lipcream. Lengket, definitely not.

Ketahanan?

Standar banget sih. 2 sampai 3 jam pertama, lipcream akan stay dengan sangat manis di bibir. Jam-jam berikutnya akan perlahan memudar. Makin memudar lagi kalau udah wudhu dan makan, semakin menghilang saja. Sebenarnya wajar-wajar saja, hanya yang aku kurang impressed adalah lipcream akan memudar di bagian dalam bibir dan meninggalkan garis ga enak dipandang di luar bibir. Mau ngga mau harus touch up atau dihapus. Aku kurang suka lipcream yang ninggalin bekas garis, ngga enak dilihat jadinya apalagi kalo kita ngga aware.

Pendapat lainnya?

Ah, sebenarnya lipcreamnya memuaskan buat aku. Satu yang aku perhatikan adalah diatas 3 jam penggunaan, warna akan berubah jadi agak pink fuschia. Jatuhnya bukan ungu lagi. Agak sebel sih, tapi perubahan warna masih dalam tone yang aman dan tolerable.

CONCLUSSION

Overall aku suka banget sama Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge shade Ultraviolet, selain punya packaging yang elegan dan mewah karena sentuhan metalik dan emasnya, juga karena aplikatornya yang easily applicate. Ditambah lagi untuk lipcream lokal, range warna yang dikeluarkan pun cukup bervariasi dan terbilang beda dari lipcream lokal lainnya. Shades Ultravioletnya adalah shades favorit, karena warna ini jarang ada di pasaran lipcream lokal. Tekstur dan konsistensi produk pun sangat pas, sayangnya dengan tekstur yang cukup kental bisa bikin kemasan khususnya gagang aplikator terlihat berantakan. Tapiiiiiii, masalah hasil akhir jangan takut deh. Walaupun di claim matte, tapi punya rasa yang ringan di bibir dan ngga bikin kering. Coverage pas! Loveable banget deh lipcream ini. 


Ups :
+ Warna lucu dan unik
+ Coverage pas
+ Ringan di bibir
+ Ngga lengket
+ Bibir terasa lembab

Downs :
- Aplikator berantakan
- Warna berubah setelah 3 jam

Repurchase : 
YES! 

Rate :
4.7/5

Pernah coba lipcream keluaran Beauty Story ini? Menurut kalian gimana?

Kalau kalian penasaran, Beauty Story Chiffon Matte Lip Rouge ini tersedia di semua store Guardian Indonesia. For more info, kalian bisa cek Facebook atau Websitenya Guardian Indonesia dulu yah.

~~

see you in another post
keep in touch!
nurbaitirani@gmail.com

Instagram @yoursundaypills