SOCIAL MEDIA

Hi, Awesome!

Sepenting apa complexion dalam rutinitas makeup sehari-hari kalian? Kalau aku sebenarnya engga terlalu penting. Yang penting skincare, tapi engga memungkiri kalau complexion seperti foundation dan concelaer ini sangat penting dalam makeup. Aku sendiri belum menemukan holy grail complexion yang benar-benar pas.


Semenjak The Body Shop Indonesia mengeluarkan produk foundation terbaru untuk yang tipe kulit berminyak aku jadi tertarik. Salah satunya karena punya range warna yang cukup banyak. Tau sendiri kan di Indonesia terkhususnya produk lokal susah banget cari foundation yang punya shades cocok untuk kulit sawo matang.


The Body Shop Indonesia mengeluarkan Clay Matte Skin Clarifying Foundation dengan 10 shades. Tapi yang masuk ke Indonesia hanya ada 6 shades. Shades yang aku dapet pas dan Alhamdulillah cocok ini nomor 055 Moluccan Nutmeg. Dan pas aku cek di website The Body Shop, warna Moluccan Nutmeg ini engga ada. Adanya include di 10 shades yang sisanya engga masuk Indonesia. Aneh, karena ini aku beli di counter The Body Shop Indonesia di Ambon loh. 

10 shades yang tersedia.
Tapi, aku beruntung dapet shades ini. Karena menurut warna yang keluar di Indonesia shades tergelapnya Savannah Pecan cocok untuk pink undertone. Not me, bahkan jatuhnya akan terlihat masih putih. Alhamdulillah aku dapetnya Moluccan Nutmeg ini. LOVE.

Info Produk                          


Claim :
Combat skin imperfections throughout the day with our NEW 100% vegan Matte Clay Foundation. This lightweight foundation is enriched with skin-clearing tea tree and leaves a breathable, yet full-coverage matte finish. It’s also resistant to water and sweat.


Ingredients :
Aqua/Water/Eau, Dimethicone, Isododecane, Nylon-12, Acrylates/Polytrimethylsiloxymethacrylate Copolymer, Butylene Glycol, Silica, Isohexadecane, Isononyl Isononanoate, Pentylene Glycol, Bis-Peg/Ppg-14/14 Dimethicone, Synthetic Fluorphlogopite, Cetyl Peg/Ppg-10/1 Dimethicone, Magnesium Sulfate, Phenoxyethanol, Caprylyl Glycol, Acrylonitrile/Methyl Methacrylate/Vinylidene Chloridecopolymer, Polyglyceryl-4 Isostearate, Disteardimonium Hectorite, Disodium Stearoyl Glutamate, Glycerin, Calcium Gluconate, Silica Silylate, Perlite, Magnesium Gluconate, Moroccan Lava Clay, Tocopherol, Aluminum Hydroxide, Isobutane, Melaleuca Alternifolia Leaf Oil / Tea Tree Leaf Oil, Spiraea Ulmaria Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice Powder, Buddleja Davidii Extract, Thymus Vulgaris Flower/Leaf Extract - Thyme Flower Leaf Extract, Pentaerythrityl Tetra-Di-T-Butyl Hydroxyhydrocinnamate, [+/- Ci 77891/Titanium Dioxide, Ci 77491/Iron Oxides, Ci 77492/Iron Oxides].

Price :
IDR 169K

Aku sendiri engga pernah tertarik sama line The Body Shop makeup karena aku ngerasa biasa aja, dan udah banyak merek lokal dengan produk sejenis. Tapi pas tau ada foundation The Body Shop terbaru untuk kulit berminyak aku langsung tertarik. Tapi harus nunda sekitar 4 bulanan buat akhirnya beli. 


Menurut klaimnya, Clay Matte Skin Clarifying Foundation ini full coverage tapi tetap ringan di wajah, ada kandungan tea treenya, hasil yang matte dan pastinya 100% Vegan. Aku lebih tertarik sama klaimnya yang bilang kalau ini full coverage tapi ringan dan ada kandungan tea treenya. Hm, let's see!

Kalian bisa dapetin foundation The Body Shop ini di seluruh counter The Body Shop di Indonesia atau bisa beli online di website mereka.

Kemasan Produk

Sebelum mulai review kemasan, aku udah paling suka sama kemasan Clay Matte Skin Clarifying Foundation  ini. Simple tjuy.


Bentuknya tube bahan doff, khas The Body Shop banyak informasi di kemasannya dan kemasannya simple. Tutupnya bentuk ulir dan aplikatornya mirip pipet gitu, mencegah produk meleber dan tumpah kemana-mana. Ukurannya yang kecil bikin dia gampang dibawa kemana-mana dan engga tumpah-tumpah terusss juga engga kotor di sekitaran aplikatornya. 

Model aplikator bentukan pipet juga mencegah produk yang keluar terlalu banyak atau engga sesuai keinginan. Jadinya engga ada produk terbuang atau produk yang dikembalikan ke kemasan which is gross. Engga ada kekurangan so far di produknya.


Di kemasan produknya juga ada shades produk berupa nama, nomor dan sample warna yang terlihat jelas. Disampingnya juga ada keterangan harga khas The Body Shop deh pokoknya.

Tekstur dan Warna


Warna yang aku dapat ini 055 Moluccan Nutmeg. Dari 10 shades yang keluar hanya ada 6 shades yang masuk Indonesia yaitu Railay Beach, Havana Sand, Sagano Bamboo, Tamerza Dune, Japanese Maple, Savannah Pecan. Engga ada 055 Moluccan Nutmeg warna tergelap kedua setelah Santiago Walnut. Warna tergelap dari 6 shades yang masuk di Indonesia adalah Savannah Pecan tapi ini untuk yang kulitnya pink undertone, kalau untuk yellow undertone kaya aku jatohnya tetap keputihan.

Left to Right : Railay Beach, Havana Sand, Sagano Bamboo, Tamerza Dune, Japanese Maple, Savannah Pecan

Moluccan Nutmeg ini mirip Maybelline Fit Me! yang 228 Soft Tan. Mirip banget. Warnanya gelap untuk yellow undertone cocok untuk yang kulitnya sawo matang yang kebanyakan orang Indonesia punya warna kulit seperti ini. 


Teksturnya cukup thick, lebih thick dari maybelline. Bikin aku khawatir kalau ini berat banget apalagi klaimnya full coverage kan. Tapi kalau dipakai ke kulit berminyak lebih gampang diaplikasikan, entah dengan sponge atau dengan brush. Kalau di kulit kering agak susah karena dry patch akan kelihatan dan engga smooth.

Performa (Ketahanan, Coverage, Keringanan, Oksidasi)


Coveragenya menurut claim full coverage, tapi setelah aku pakai lebih ke medium to full coverage. Tapi kalau coverage di build sampai full ini masih bisa karena engga patchy. TAPI, ini terkhusus untuk yang kulit berminyak aja ya. Kalau punya kulit cenderung kering ke normal ini kurang rekomen karena kalau di build coveragenya akan kelihatan patchy.


Ketahanannya cukup impressive karena 2 jam-3jam itu foundation masih stay dengan baik di wajah alias engga melting. Masih memberikan cover ke wajah juga di jam ke-3. Menurut klaim, Clay Matte Skin Clarifying Foundation ini water dan sweat resistant, artinya foundation engga luntur kalau berkeringat which is my problem banget. Dan setelah aku coba, kalau aku pake sheer coverage sampai medium ini kalau berkeringat ya foundation masih hilang, mungkin kalau full coverage dia lebih tahan air sih.


Tapi bagusnya ini foundationnya engga oksidasi di wajah aku. Jadi warnanya tetap stay dan bagus banget.

Apakah dia ringan?

Yes, ringan banget. Lebih ringan dari Maybelline Fit Me! menurut aku. Berasa engga pake foundation yang full coveragenya. Sesuai klaim, kulit wajah aku masih bisa bernafaas dengan baik. Alasan aku malas pake foundation karena rata-rata berasa berat pakenya. Tapi The Body Shop Matte Clay Skin Clarifying Foundation ini berasa ringan engga bikin gengges di kulit deh


Recommended?
Iya buat yang kulitnya super berminyak dan ngga mau pake foundation full coverage tapi yang mau ketahanannya lama banget.

Rate?
3.8/5. Karena engga full coverage banget.

Repurchase?
Iya nih.

Siapa yang udah pernah nyobain Clay Matte Skin Clarifying Foundation dari The Body Shop? Menurut kalian gimana produknya?

~~
see you in another post! 
keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com
Hi, Awesome!

Kata orang-orang Batik itu identitas Indonesia. Kalau kata Aku, Batik itu kebangaan rakyat Indonesia. Dari kecil Aku udah mengagumi keindahan Batik. Aku mengenal Batik dari Mbah yang asli Jawa dan tiap harinya pakai Kain Batik sebagai baju sehari-harinya. Kalau sekarang, kita pakai Batik di hari Jumat atau acara formal aja kan?

 
Jadi, tiap kali Aku liat kain batik selalu mesmerizing. Terutama motif Batik yang cantik-cantik. Tapi Aku paling suka motif batik Jawa Kuno salah satunya motif Parang. Sebelum tau betapa susahnya buat batik, Aku kurang appreciate harga Batik yang suka dipatok mahal. Ternyata, itu sebanding guys.


Masih ingat event Beautiesquad di Jogja kemarin? Kita mampir ke salah satu pusat pembuatan batik di Jogja yaitu Sogan Batik Rejodani

"Kok Beauty Blogger bukannya ngunjungin pabrik kosmetik tapi ke tempat batik?" 



Karena kita di tempat yang lekat akan budaya dan ciri khas, kenapa engga sekalian kita belajar dan mendalami budayanya kan? Karena Jogja identik dengan batik yaudah sekalian aja belajar membatik. Jadi dari Jogja bukan hanya dapat funnya tapi juga ada ilmu yang dibawa pulang.


Sogan Batik Rejodani sendiri adalah Produsen batik yang mencakup batik tulis, batik cap bahkan baju muslim. Salah satu ciri khas Sogan Batik adalah keragaman motif dan motif yang jarang kita temukan di pasar pada umumnya. Selain itu aneka baju muslimnya menggugah isi dompet dan selera mata. Oiya, namanya Sogan Batik Rejodani karena Sogan Batik sendiri ada di dusun Rejodani daerah Sleman, Yogyakarta.


Sogan Batik juga melayani pembelian produk secara Online maupun Offline. Kalau Offline bisa langsung ke workshop sekaligus storenya di Rejodani. Sedangkan secara online bisa kunjungi website mereka di www.sogan-batik.com


Sogan Batik juga menyediakan fasilitas belajar membatik dan touring area membatiknya loh. Kemarin Beautiesquad kebagian keseruannya membatik sama lihat-lihat proses pembuatan batiknya.


Nah, kemarin itu tahap-tahap membatiknya dari kain polos berwarna putih sampai menghasilkan kain berwarna coklat dengan motif batik ada beberapa tahap yang dilalui.


Yang pertama dan yang engga mungkin engga ada yaitu tahap membatiknya sendiri. Nah, masih ada yang ngira kalau Batik itu motif bukan? Ternyata Batik itu adalah tekniknya. Berasal dari kata Ambatik yang berarti dalam bahasa jawa ; Amba = menulis dan Tik = titik kecil, tetesan, atau membuat titik. Jadi Ambatik = Menulis atau melukis titik yang sekarang kita kenal dengan Batik. Karena memang prosesnya seperti menulis. Jadi Batik itu teknik yaa bukan motif. Kalau motif batik banyak banget loh.


Nah membatik sendiri susah bangeeeeeet! Berbekal canting, lilin dan kain polos kita harus buat motif yang sudah terpola di kain. Tapi susah. Karena salah pegang canting aja bisa merusak motif. Kebanyakan lilin bisa beleberan kemana-mana. Bahkan kalau salah memposisikan tangan pun bisa berantakan motifnya. Membatik di Sogan Batik seru karena ditemenin ibu-ibu yang udah expert banget dalam membatik. Dikasih tau triknya seperti apa biar membatiknya rapih dan cantik. Salah satu tipsnya adalah sering-sering celupin canting ke lilin biar lilin engga kering, karena kalau engga pas diwarnain motif yang kegambar engga akan nyata kelihatannya.


Setelah itu kain yang udah digambar sama lilin tadi langsung diwarnain. Warnanya disiapin dulu. Nantinya warnanya akan jadi warna kainnya, dan warna gambarnya taid jadi putih, mungkin karena bagian dari warna kain aslinya. Tapi banyak lagi teknik pewarnaan kain pada umumnya. Nah di Sogan Batik sendiri proses pewarnaannya kelihatan engga ribet kok. Kainnya dicelup-celupin aja pas diangkat warnanya udah berubah. Setelah diwarnain langsung dijemur sampai benar-benar kering.


Setelah diwarnain dan kain sudah kering, kain yang tadinya hanya berbentuk kain akan dibuat pakaian atau kain potong. Nah disini kainnya akan dijahit dan diproses jadi lebih rapih dan siap dijual. Proses penjahitan ini di Sogan Batik dilakukan oleh kurang lebih belasan orang deh. Aku lupa pastinya berapa, tapi cukup banyak orangnya. Jadi kainnya jadi lebih cepat.


Setelah itu siap dijual deh. Percaya deh kain batik di Sogan Batik itu beda dari yang lain. Dijamin engga akan sama deh. Engga percaya? Coba cek websitenya.


Kenapa harus beli batik di Sogan Batik? Karena ini produk lokal jadi ayo dukung lagi produk lokal. Dan karena ini batik yang eksklusif, dan beda dari yang lain. Anyway, mulai sekarang kalau mau pake batik asli yang original, handmade dan punya kualitas bagus jangan ngeluh harganya mahal ya karena pembuatannya sulit loh. Kalau mau murah buat sendiri ya, Lol.


Thankyou Sogan Batik Rejodani sudah menampun Beautiesquad dan memberikan ilmu membatik yang sangat berguna ini.

~~
see you in another post!
keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com
Hi, Awesome!

Bosen ya review kosmetik sama perwatan kulit wajah terus? Bukan bosen, gimana kalau Aku bahas perwatan kulit tubuh. Karena ini sama pentingnya sama kulit wajah. Masa punya wajah putih mulus berish tapi kulit tubuh kusam kering dan kurang menarik? Mari menjelajahi review body care pertama Rani di postingan kali ini.


Body Care review kali ini datang dari merek lokal yaitu Laurent. Ada 3 produk yang akan Aku review yaitu Shower Gel, Body Scrub dan Body Lotion. Paket lengkap buat kulit cerah dan bersih. Apalagi dapatnya varian Goat Milk. Lengkap. Goat Milk atau Susu Kambing ini punya manfaat yang baik untuk kulit. Apa aja? Simak reviewnya deh.


Sekilas tentang Laurent.

Laurent adalah brand yang dihasilkan dari Sekawan Cosmetics. Sekawan Cosmetics sendiri sudah ada sejak tahun 1986, berproduksi di Sidoarjo dan Sekawan Cosmetics sendiri khusus memproduksi kosmetik. Oke jadi fix ya Laurent adalah brand lokal asal Indonesia khususnya Sidoarjo, Jawa Timur.

Balik ke review.


Kenapa dapat varian Goat Milk adalah paket lengkap? karena manfaat susu kambing buat kulit ini baik dan sangat banyak loh, diantaranya :

1. Melembabkan dan melembutkan kulit.
2. Membuat kulit lebih kenyal
3. Baik untuk regenerasi kulit
4. Mencegah penuaan dini
5. Dapat menghilangkan jerawat.

"dikutip dari www.vitamilku.com"


Banyak banget kan manfaat susu kambing buat kulit? Bagaimana kalau sehari kita mengkonsumsi susu kambing secara rutin lewat produk perawatan kulit yang kita pakai? Bisa lebih bagus kan manfaatnya untuk kulit?

Daripada repot-repot beli susu kambing, gimana kalau perawatan kulit dengan susu kambing lewat rangkaian produk varian Goat Milk dari Laurent? Biar makin percaya, baca dulu reviewnya.

Body Scrub


Klaim : 
Laurent Body Scrub Goat’s Milk dengan formulasi ekstrak susu kambing yang berbentuk butiran scrub halus, membantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati serta merawat dan menutrisi kulit agar senantiasa terjaga kesehatan dan kelembutannya. Dengan formulasi khusus Emollient dan Moisturizer untuk memberikan kelembaban pada kulit.


As for the ingredients down below.


Laurent sendiri hanya mengeluarkan 2 jenis Body Scrub yaitu varian Goat Milk dan Honey. Goat's Milk sendiri diperacaya bisa membuat kulit lebih lembut dan menambah kelembaban pada kulit. Jadi, ekspektasi Aku adalah setelah setelah scrubbing pake Body Scrub Laurent adalah kulit yang lebih lembut dan lembab sepanjang hari.

Review                                                              


Kemasannya mirip body scrub lainnya, di dalam jar besar dengan tutup ulir. Domiasi warna biru, standar ukurannya mirip Body Scrub lainnya, engga ada yang aneh atau yang unik dari kemasannya. Secara ukuran cukup besar memang, lebih mirip ukurannya dengan body butter mirip salah satu brand. Waktu produknya masih tersegel rapih, setelah tutupnya dibuka ada lapisan foil yang menutup produk lagi jadi lebih aman.

Teksturnya ya kaya body scrub pada umumnya lah. Tapi dibandingkan body scrub salah satu brand yang pernah Aku coba, Body Scrub Laurent Goat's Milk ini lebih halus dan lebih gentle tapi tetap aja rasanya scrub dan tetap terasa harsh di kulit. Wanginya pun wangi yang lembut, engga ada yang namanya wangi susu kambing kok. Wanginya juga engga menyengat jadi aman di hidung. Dalam kandungan bahan ada fragrance, jadi mungkin yang sensitif terhadap wewangian boleh di antisipasi. Tapi selama pemakaian di Aku aman-aman aja.


Waktu produknya di scrub ke kulit, butiran scrubnya merata halusnya. Engga ada big chunks yang biasa Aku temuin di beberpa body scrub gitu. Jadi ngolesnya pun enak dan nyaman. Untuk pemakaian disarankan dengan kondisi tubuh sudah dibasahi terlebih dahulu. Tapi Aku pribadi lebih suka kalau tubuh dalam kondisi kering. Jadi, scrubnya bekerja ngangkat kotoran lebih maksimal. Soalnya kalau dalam keadaan basah scrubnya susah ngangkat, walaupun iya i know itu akan lebih harsh di kulit. Tapi karena pemakaian seminggu 1 sampai 2 kali jadi it's ok buat Aku.

Kemampuan ngangkat daki gimana? Kaya yang Aku bilang kalau dalam kondisi kulit basah Aku susah buat ngangkat daki. Tapi kalau kulit kering lebih gampang. Tapi dalam kondisi kulit kering pun waktu ku olesin scrub ini sambil di massage Aku engga lihat tanda-tanda daki yang keangkat. Karena warna produknya masih sama waktu dia luruh yakni putih bersih. Bikin Aku penasaran apakah emang badan Aku lagi bersih (yang mana ini engga mungkin) atau memang kemampuan ngangkat dakinya biasa aja. Dan setelah Aku tanya Mama Aku karena Dia nyobain juga, dan menurut Mamake emang engga terlalu ngangkat daki. Karena lulur (mama aku bilangnya) lain ada yang lebih ampuh ngangkat daki. The power of emak-emak sih nih.

Rate :  4/5
Repurchase : Nope. Aku mau nyobain varian lain aja deh. Honey tuh oke!

Shower Gel


Klaim :
Diformulasikan dengan ekstrak susu kambing etawa dan moisturizer yang kaya nutrisi untuk membantu menjaga kelembaban dan kelembutan kulit. Dengan aroma mewah dan segar, membuat waktu mandi menjadi menyegarkan dan menyenangkan.

As for the ingredients down below.


Apa rasanya pakai sabun mandi dari susu kambing? Rasanya hm. Kalau menurut Laurent, pakai sabun mandi dari susu kambing dapat membuat kulit lebih lembab dan lembut terus jadi lebih segar. Kalau dari Body Scrub saja sudah lembut dan lembab, bayangin deh ekstra lembutnya ada lagi dari Shower Gel?

Review                                                              


Secara kemasan ini Aku engga punya banyak komentar. Ini pertama kalinya pake Shower Gel jadi engga bisa komparasi dengan shower gel lainnya. Tapi, selain itu review laurent shower gel ini akan berdasarkan fakta aku pakenya gimana. Dari kemasan selain terihat seperti kemasan shampo, tutupnya jenis fliptop tapi yang nongolnya sedikit gitu loh. Jadi kaya di klik sisi satunya, terus sisi satunya kebuka gitu. Mungkin karena teksturnya cukup cair, jadi kemasan seperti ini dinilai lebih efektif. Di botol produknya pun transpaaran jadi terlihat produknya sudah dipakai berapa persen.


Ngomongin tekstur, kalau dilihat Shower Gel ini mirip susu kental manis loh. Tapi minus kentalnya. Karena cukup runny gitu, ya mirip gel lah tapi lebih mirip susu kental manis. ehehe. Wanginya sendiri mirip sama wangi Body Scrubnya gitu, so yeah.

Waku dipakein, dia engga akan bikin kulit keset. Alias tetap moist waktu dipake, waktu dibilas pun kulit lebih licin. Mungkin beberapa orang kurang suka dengan sabun mandi model begini, tapi Shower Gel ini cocok buat kalian yang punya tipe kulit gampang kering. Karena engga akan narik semua moisture di kulit which is good. Dan setelah dikeringkan badannya kulit akan terlihat tetap lembut loh, tanpa meninggalkan rasa "ih mandi kaya engga bersih deh masih licin" NOPE. Karena licin bukan berarti kulit engga bersih, tapi kulit lebih lembab.


Lagi-lagi Aku nanya mama gimana rasanya pake Laurent Shower Gel, karena kita berdua sama-sama nyobain. Dan kata Mamake dia kurang suka sama efek licinnya (paradigma jaman dulu kalau keset abru bersih, maklum ya) tapi doi suka banget sama after effectnya, cieelah. Karena menurut dia setelah mandi beberapa jam kemudian bahkan sampai sore pun (kalau mandinya pagi) kulit masih terasa lembut dan lembab banget. Kulit engga kering walaupun aktifitasnya banyak gitu. Aku setuju, karena Aku juga ngerasa seperti itu.

Rate : 4.5/5
Repurchase :Yes.

Body Lotion


Klaim :
Lotion mewah bertekstur ringan dan tidak lengket yang diformulasikan dengan Suncreen untuk melindungi kulit dari radiasi UV matahari. Ditambah dengan Ekstrak Goat’s Milk dan Silk Hydrolyzed untuk membantu tekstur kulit halus dan lembut. Mengandung moisturizer untuk menjaga kelembaban alami kulit. Dan diperkaya dengan Vitamin B3 untuk membantu kecerahan kulit. Pemakaian yang rutin akan merawat kulit indah menawan dengan sensasi segar menyenangkan.


As for the ingredients down below.


Kalau menurut klaim, Laurent Body Lotion Goat's Milk ini sudah mengandung sunscreen yang bagus pastinya buat dipake beraktifitas outdoor, terus juga melembabkan dan bikin kulit lembut. Yes again! Jadi pakai Body Scrub, Shower Gel dan Body Lotionnya udah dapat triple moisture dan kulit lembut 3 kali lipat. Hm.

Review                                                                


Secara kemasan, punya bentuk yang sama seperti body lotion pada umumnya. Tube plastik putih susu dengan tutup yang mirip seperti Laurent Shower Gel-nya. Aku penasaran dong kenapa tutupnya bentukannya begitu kan, ternyata setelah ku telaah dan berhipotesa bahwa tutup kaya gini mencegah produknya tumpah dan meleber kemana-mana. Tapi kekurangannya, untuk Body Lotion ini ada bagian kering di mulut tutupnya yang sangat ngga photoable deh. Tapi Aku engga masalah sih, karena bukan masalah serius juga.


Teksturnya cair, kalau yang ini mirip susu UHT tapi agak kental dikit. Dikit ajaaa. Warnanya putih susu dan kerasa lembut. Wanginya juga engga menyengat, engga ada bau susu sama sekali. Baunya mirip body lotion pada umumnya tapi lebih lembut buat Aku. 


Laurent Body Lotion walaupun mengandung SPF tapi engga meninggalkan white cast di kulit, selain itu produk juga cepat meresap di kulit. Engga bikin kulit lengket habis dipake dan engga licin juga, malah kulit kaya engga pake apa-apa. Biasanya body lotion waktu dipake lengket, tapi yang ini engga. SUKA!

Rate : 5/5 nothing bad
Repurchase : Yes! Body lotion ternyaman yang pernah Aku pake.

Jadi, inilah hasil pemakaian selama 2 minggu dengan Laurent Varian Goat's Milk.

beda warna karena beda settingan kamera (cahaya)
Kulit Lebih Lembut. Pasti karena kalau habis mandi pakai semua rangkaian ini, kulit itu lebih moisture bahkan bisa sampai sore. Engga berasa kering, dan kulit juga lebih lembut. Kulit lebih lembab dan lembut yang bertahan lama ini sesuai sama klaim yang diberikan masing-masing produk.

Kulit Lebih Sehat. Aku ngerasain sendiri kulit aku lebih baik dari sebelumnya. Karena Aku tipe yang malas pake body lotion, jadi kulit aku suka engga keurus. Tapi setelah rutin pake Shower Gel - Body Lotion Laurent, kulit lebih berasa sehat as in lebih nyaman dan ngelihatnya lebih enak aja.

Tapi, engga bikin kulit terlihat lebih cerah/putih dalam waktu 2 minggu. Mungkin kalau dipakai rutin kurang lebih sebulan, kulit akan terlihat lebih cerah dan putih.

Kalau engga percaya, cobain aja yuk!

Kalian bisa dapetin produknya secara online di website Laurent loh!

~~
see you in another post!
keep in touch w/ me!
nurbaitirani@gmail.com

Instagram @yoursundaypills