SOCIAL MEDIA

Transformasi Makeup Gue

23/12/2019

Tiba-tiba ingin flashback pertama kali gue bener-bener percaya diri buat menunjukkan kemampuan merias wajah gue yang biasa-biasa saja. Pertama kali gue mempublikasikan kemampuan gue meningkatkan tampilan wajah gue, dengan memperlihatkan aneka warna di wajah.


Tulisan kali ini kalian akan melihat foto-foto gue yang super jadul, engga jadul-jadul banget sebenarnya dan gue akan mencoba menjelaskan beberapa gambar tersebut.

Siap?

Gue rada ngga siap.

Tapi yaudah, yuk.

My Most Favorite!



 I have no complaint at all. To be honest, both of this look was my best look. Foto paling atas adalah saat gue ikutan kolaborasi makeup festive bareng temen-temen Beautiesquad, merepresentasikan elemen Akar. I just f it and drew a tree branches that looks like a blood vein, especially death eaters veins but I looooveeeee it! Banyak orang bilang ini realistis banget make upnya dan gue setuju. Sejak saat itu gue jadi suka explore tampilan-tampilan festive.

Foto yang bawah ini bisa dibilang natural make up kali ya. Tapi kenapa ini favorit gue adalah ini terlihat clean, simple dan bulu mata palsu yang rapi. Sejak tampilan ini, gue engga ingat lagi kapan gue bisa pasang bulu mata dengan rapi. Udah di foto ini gue mulai pakai blush bahkan di jidat, hehe.

Eye-Liner Yo!



Ini adalah jaman dimana gue seneng banget eksplorasi mainan makeup dengan eye liner, foto di atas bukan favorit gue jelas bisa dilihat karena complexion yang ashyyyyyyyyyy af. Tapi make up matanya favorit banget. Foto dibawahnya ini waktu kolaborasi tema valentine, dan konsepnya sweet vicious gitu makanya eye liner kaya ngebingkai mata bikin kesan jahat, padahal foto juga gue senyum. What's the point?


No Eye Brow?



This is the day where I just get out without drew my eye brow. Setebel-tebelnya alis seseorang juga ada kalanya lo pengen ngerapihin alis tersebut, ini gue engga pakai gambar alis, engga pakai brow pomade, cuma bedak, blush, lip tint dan cus. Ini saat dimana make up sederhana buat gue adalah engga menghabiskan banyak waktu, padahal juga gambar eye liner yang malah ngehabisin lebih banyak waktu. Lagi-lagi what's the point?

But I do love this era 'cause I can show off my bare skin and I soooo love it!


Mascara Nah.




Ini adalah saat dimana gue seneng-senengnya pakai maskara yang kalau dihapus bikin ribet se-kecamatan. Saat dimana menurut gue pakai maskara adalah hal tersederhana dalam merias wajah, nyatanya ngapusnya yang bikin peer. Saat itu gue seneng banget ngoleksi maskara yang ujung-ujungnya jadi kering juga, duh ini masa-masa terindah dan terrrrrrribeeet pokoknya.

Today



Ke akhir tahun 2019, gue lebih memilih merias wajah yang menurut gue simple tapi paling gue sukai yaitu complexion seadanya, blush sampai di hidung, jidat dan dagu, kalau pakai eye shadow warnanya pasti peach, dan lipstik dengan warna-warna nude yang peach juga. Pokoknya tampilan yang bikin wajah gue kelihatan bahagia padahal mah..

Saat ini gue mengindari banget pakai maskara dan bulu mata palsu karena ini hal yang paling ribet. Maskara karena jujur gue males ngapusnya ribet, bulu mata gue males pake karena lagi-lagi ribet karena gue ngga ahli makenya haha. Yang paling penting adalah gaya ber make up gue sekarang didasari pada "jangan sampe bikin gue ribet" makanya se-glamour apapun temanya, gue akan menghindari penggunaan bulu mata palsu dan kalo bisa maskara.

~
Your Sunday Pills
by ranilukman


Post a Comment

Hi Awesome! You can comment as nice and as much as you want, just please don't include active link ;)

Instagram @yoursundaypills